Bolmut Sulawesi Utara

Penjelasan Kadis Dishub Bolmut Sulawesi Utara Terkait Dugaan Pungli Retribusi Parkir

Diduga adanya praktik pungutan liar (Pungli) retribusi parkir yang di lakukan oleh salah satu oknum petugas Dishub Bolmut Sulawesi Utara

Penulis: Alpri Agogoh | Editor: Chintya Rantung
Alpri Agogoh/Tribun Manado
Dinas Perhubungan (Dishub) Bolaang Mongondow Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penagihan retribusi parkir merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki peran strategis dalam rangka pembiayaan pembangunan daerah.

Namun sangat disayangkan pendapatan daerah dari retribusi parkir belum tentu semuanya masuk kekas daerah.

Diduga adanya praktik pungutan liar (Pungli) retribusi parkir yang di lakukan oleh salah satu oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Bolaang Mongondow Utara.

Modusnya adalah para pengunjung Pasar Bintauna yang memarkir kendaraan ditepi jalan umum dipungut uang retribusi parkir, namun tidak diberikan bukti pungutan atau karcis retribusi.

Berdasarkan pantauan Tribunmanado.co.id di Depan Pasar Bintauna, para petugas Dishub selalu berjaga didepan pasar sembari melakuakan penagihan retribusi parkir.

Sesekali petugas terlihat menagih retribusi parkir, tanpa memberikan karcis kepemilik kendaraan.

Iki (29) salah satu tukang bentor yang sering mangkal di Pasar Bintauna mengeluhkan tindakan oknum petugas Dishub tersebut.

"Tiap hari pasar dorang bagitu, mo tagih retribusi baru kasana tidak bakase karcis"Ujar Iki dengan nada kesal.

Iki juga menyampaikan bahwa dirinya merasa cemas untuk memberikan uang retribusi.

Saat dikonfirmasi dengan Kepala Dinas Perhubungan Bolmut, Sriwahyuni Pontoh, S.Sos, Rabu, (07/07/2022) mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah menyuruh ataupun memberikan arahan-arahan kepada anggotanya dilapangan untuk tidak memberikan karcis retribusi parkir.

"Itu kesalahan dari petugas dilapangan, dan itu akan kami tindak lanjuti. Sehingga tidak meresahkan masyarakat dan tidak akan merusak nama baik instansi" Jelas Sriwahyuni.

"Yang jelas dari kami tidak ada arahan seperti itu. Mungkin itu miskomunikasi petugas dilapangan, contohnya seperti karcis habis" Terangnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi terkait keluhan masyarakat.

Sriwahyuni juga memminta maaf kepada masyarakat Bolmut atas ketidaknyamanan yang dilakukan oknum petugas Dishub dilapangan.

Baca juga: Pemkab Minahasa Fokus Pembangunan Pesisir, Taufiq Alimi Sebut Sulawesi Utara Sangat Istimewa 

Baca juga: Momen Haru Para Santri dan Simpatisan Berdoa Saat Penjemputan Paksa Mas Bechi di Ponpes Shiddiqiyah

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved