Berita Sulawesi Utara

Antrean Pembeli Solar Mengular Sejumlah SPBU di Manado Sulawesi Utara, Sopir:Perlu Pengawasan Polisi

Antrean pembeli solar bersubsidi tampak mengular di sejumlah SPBU di Kota Manado provinsi Sulawesi Utara.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Chintya Rantung
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Antrean BBM Solar di SPBU Paal Dua, Kota Manado Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Antrean pembeli solar bersubsidi tampak mengular di sejumlah SPBU di Kota Manado Sulawesi utara.

Bahkan, di sebagian titik, terjadi kemacetan panjang.

Maklum, antrean didominasi truk besar.

Misalnya, di SPBU Kombos Kelurahan Singkil, Kecamatan Singkil Manado Sulawesi utara, Senin (04/07/2022).

Antrean sampai memenuhi sisi kiri Jalan hingga ratusan meter.

Begitu pun di SPBU Politeknik, dua SPBU di Jalan Ring Road dan SPBU Winangun. Antrean terpantau sejak pagi hati.

Kemacetan semakin parah karena volume kendaraan padat bersamaan dengan waktu berangkat kerja.

Petugas kepolisian Polresta Manado, sampai turun mengatur lalu lintas di Jalan Kombos.

Begitu juga di Jalan Manado-Tomohon SPBU Winangun.

Truk-truk pengantre solar mengakibatkan kemacetan parah di dua arah berlawanan.

Warga pengguna jalan, Marlon mengatakan antrean truk pembeli solar di SPBU Winangun membuat kendaraan di jalan tersebut menjadi macet.

”Memang membuat kemacetan karena yang antre truk besar. Sebagai pengguna jalan merasa terganggu, karena saat saya melintas di jalan Winangun ini, jalan menjadi sempit. Belum lagi aktifitas kendaraan di jalab raya Manado-Tomohon sangat padat," ucap Marlon.

Ia menambahkan bahwa kemacetan ini terjadi setiap hari.

"Apalagi di jam-jam padat. Depe macet panjang baik dari arah Pineleng atau dari arah Karombasan. Kita mengharapakan ada pengawasan dari aparat kepolisian atau instansi terkait lainnya," jelas Marlon.

Sopir truk Edward mengatakan mau tidak mau memang mengantre karena tidak boleh beli pakai jeriken, jadi harus bawa kendaraannya.

"Sebagai sopir kami mau gimana, bbm jenis solar ini hanya tersedia disebagai SPBU di Kota Manado," jelas Edward.

Sementara warga mengatakan harus ada aparat kepolisian melakukan pengawasan di setiap SPBU, karena dugaan ada oknum penimbun BBM jenis solar ini.

"Kita diduga ada oknum tidak bertanggungjawab, hanya mengambil keuntungan sendiri menimbun bbm jenis solar. Pemilik SPBU juga melakukan pengawasan, jangan hanya membiarkan oknum-oknum penimbun," harapnya. (Ren)

Baca juga: Kondisi Makin Kritis, Sri Lanka Minta Perantau Kirim Uang

Baca juga: Gerindra Sulawesi Utara Bertandang ke Kantor PKB, Lanjutan Koalisi Prabowo Subianto-Cak Imin

Baca juga: Pemkot Kotamobagu Gelar Study Tiru Bersama Staf Ahli Pemda Minut

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved