Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minsel

Korban Terdampak Bencana Longsor Pantai Amurang Minsel Apresiasi Kinerja Tagana

Pengungsi bencana pantai Amurang Minsel menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada semua tim tagana yang melayani disana.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Chintya Rantung
Isak Mamoto/Tribun Manado
Tim Tagana saat berada di pos pengungsian di kelurahan Uwuran Dua Amurang Minsel 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelayanan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) di pos pengungsian korban bencana pantai Amurang yang ada di kelurahan Uwuran dua tuai apresiasi dari para pengungsi.

Kepada Tribun Manado, Sabtu, (2/6/2022) para pengungsi menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada semua tim tagana yang melayani disana.

"Mewakili pengungsi yang ada kami berterimakasih yang sebesarnya pada tim tagana yang selalu memperhatikan apa yang jadi kebutuhan kami disini, tak kenal lelah mereka berupaya agar kami para korban bencana ini merasa senang dan nyaman selama dipos pengungsian sampai saat ini, " kata Novi dan beberapa pengungsi lain.

Novi bilang kalau makanan para pengungsi di sana selalu tersedia.

"Kami mau makan apa saja, mereka selalu berusaha untuk memenuhinya, bahkan kalau malam anak-anak di pos tiba-tiba mau makan ataupun minta susu selalu diupayakan," jelasnya.

Pada Kesempatan tersebut, Hence salah satu petugas dari tim tagana Minsel mengutarakan suka dukanya menghadapi dan melayani korban bencana di pos pengungsian.

"Sebagai anggota dari Tagana sudah menjadi panggilan jiwa kami untuk melayani warga atau masyarakat yang tertimpa bencana.

Kami berupaya agar para korban yang terdampak bencana di pos pengungsian mendapatkan perhatian ekstra mengingat kondisi mental mereka yang sangat terpukul dengan kejadian yang mereka alami, "kata Hence.

Dalam memberikan pelayanan pada para korban bencana tak jarang Hence harus mengesampingkan kehidupan pribadi dan keluarganya.

"Prinsip saya sekalipun dapur pribadi tidak ngebul asalkan dapur pos pengungsian tetap ngebul.

Sebagaimana saya bersama teman-teman tagana alami disini, kami selalu berusaha membuat para pengungsi merasa nyaman dan berusaha memenuhi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan mereka tentu bersama pemerintah yang  memfasilitasi, " Paparnya.

Soal ketersediaan bahan makanan di pos pengungsian di kelurahan Uwuran dua dia berharap agar pemerintah dapat lebih memperhatikan lagi.

"Memang kondisi saat ini ketersediaan air minum masih sangat terbatas, mengingat dalam sehari bisa menghabiskan 10 dus. 

Jadi kami berharap agar selalu tersedia. Selain itu, pernah kekurangan ikan dan kami mengakali nya dengan datang ke tempat sandar kapal ikan di kambiow untuk meminta bantuan ikan dari para nelayan dan dengan senang hati mereka mau berbagi.

Kami sangat berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian ekstra dalam hal kebutuhan para pengungsi di pos Uwuran dua.

Kami dari tim tagana dengan sepenuh hati memberikan waktu dan tenaga kami disini agar para pengungsi tetap merasa nyaman, "pungkasnya. (Isak) 

Baca juga: Pj Sekprov Sulut Ajak Hening Cipta untuk Almarhum Tjahjo Kumolo

Baca juga: Viral Isu Bibi Ardiansyah Pernah Nikah Siri dengan Marissya Icha, Fakta yang Sebenarnya Terungkap

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved