Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Anggota Polisi Tewas di Tempat, Xenia Ngebut Lalu Oleng Tabrak Korban
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Soko-Parengan, Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur pada Jumat pagi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Soko-Parengan, Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur pada Jumat pagi.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan sepeda motor dengan mobil.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang anggota polisi meninggal duni di lokasi.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 07.20 WIB, Anggota Polisi Bripka Oskar Meninggal, Korban Ditabrak Mobil
Baca juga: Kisah Cinta Tjahjo Kumolo dan Erni Guntari, Pacaran Sejak Kelas 1 SMP, Tak Ada Saat 2 Anaknya Lahir
Baca juga: Gempa Guncang Kalimantan Pagi Ini Jumat 1 Juli 2022, Guncangan Magnitudo 5,0 SR, Info Terkini BMKG
Foto: Polisi saat olah TKP kecelakaan yang menyebabkan nyawa anggota melayang di Jl. Soko-Parengan, Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Jumat (1/7/2022). (Foto Istimewa Polres Tuban)
Kecelakaan melibatkan anggota polisi terjadi di Jl. Soko-Parengan, Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jumat (1/7/2022), sekitar pukul 07.20 WIB.
Dalam kecelakaan tersebut, Bripka Oskar Yudha Leberta (39) asal Desa Babagan, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, mengendarai motor dinas Polri nopol X-2905-59 melaju dari timur tujuan ke Polsek Parengan.
Saat bersamaan, datang mobil Daihatsu Xenia nopol H-9071-HQ yang dikemudikan Dodi Luqman (29) berpenumpang Ahmad Heri Maulana Ferdian (25) asal Desa Geneng, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, melaju dari arah barat.
Mobil tersebut berusaha menyalip motor yang tidak diketahui identitasnya, lalu oleng kanan hingga mengakibatkan kecelakaan.
Diduga melaju kencang, minibus warna putih itupun terguling.
"Mobil gerak ke kanan masuk lajur kanan, kemudian mengalami kecelakaan lalu lintas dengan motor yang dikendarai anggota Polsek Parengan.
Bripka Oskar meninggal di lokasi," kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban, IPDA Eko Sulistyono dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, pengemudi lalai saat berusaha mendahului kendaraan di depannya hingga mengakibatkan kecelakaan.
Selain merenggut nyawa anggota polisi, kecelakaan juga membuat penumpang mobil Ahmad Heri Maulana Ferdian mengalami luka ringan.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan pertolongan, memeriksa sejumlah saksi dan olah TKP.
"Barang bukti yang kita amankan motor dan surat-surat kendaraan, kita juga memeriksa saksi. Untuk kerugian materi Rp 5 juta," pungkasnya.
Kecelakaan di Karanganyar
Foto: Kondisi Mobil Suzuki X-Over yang terperosok di kebun rumah warga setelah alami kecelakaan tunggal di Jalan Solo-Tawangmangu tepatnya di Desa/Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Kamis (30/6/2022). (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)
Kecelakaan tunggal terjadi di tikungan jalan tepatnya di jalan Solo-Tawangmangu, Desa/Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Kamis (30/6/2022) pagi.
Mobil Suzuki X-Over terperosok ke pinggir jalan, tepatnya di kebun warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kejadian terjadi sekira pukul 09.00 WIB.
Kecelakaan tunggal tersebut menimpa Mobil Suzuki X-Over berplat nomor AD 9042 LF di Jalan Solo-Tawangmangu.
Sedangkan pengemudi bernama Eko Purnomo (21) warga Kampung Tegalasri, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.
Kejadian bermula saat mobil datang dari arah simpang tiga Keprabon, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.
Saat mendekati lokasi kejadian, diduga supir tak konsentrasi sehingga menabrak median jalan dan terperosok ke kebun warga.
Bripka Fuat KH salah satu anggota Satlantas Polres Karanganyar mengatakan pengemudi berangkat dari Karanganyar menuju Tawangmangu.
"Terjadi laka lantas tunggal Suzuki X-Over di Jalan Solo-Tawangmangu sekira pukul 09.00 WIB," kata Fuat kepada TribunSolo.com, Kamia (30/6/2022).
Fuat mengatakan, pengemudi mobil tersebut berencana akan menjemput bosnya di Tawangmangu.
Namun karena pengemudi kehilangan konsentrasi, mobil yang dikemudikan terperosok di kebun milik warga sekitar.
"Setibanya di TKP, pengemudi mengecilkan suhu AC di mobil, dan saat itu mobil oleng dan terjadilah laka lantas," ucap Fuat.
Sementara itu, Eko Purnomo pengemudi mobil tersebut mengaku tak mengingat apa-apa saat kecelakaan tunggal itu terjadi.
"Saya gak tahu, tiba-tiba saya sudah posisi seperti ini," singkat Eko.
(Surya.co.id/M Sudarsono) (TribunSolo.com/Mardo)
Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya
Tayang di Surya.co.id dan TribunSolo.com