Holywings

Terungkap Fakta Penutupan 12 Outlet Holywings, Nasib Pilu Karyawan: Anak Istri Mau Makan Apa

Petugas keamanan Holywings di The Garrison Kemang bernama Prihadi menyebut, ada ribuan karyawan yang ikut terdampak dari penutupan tempat hiburan mala

Instagram/@holywingsindonesia
Holywings Indonesia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Izin usaha Holywings di Jakarta dicabut, 12 gerai Holywings yang berada di DKI Jakarta ditutup.

Salah satunya Holywings Senayan, Epicentrum, Jalan Boulevard, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Penutupan tempat usaha Holywings ini terkait dengan pelanggaran perizinan tempat usaha dan sejumlah komitmen yang tidak dijalankan oleh pemilik tempat usaha.

Promo Holywings yang jadi perhatian publik karena catut nama Muhammad dan Maria.
Promo Holywings yang jadi perhatian publik karena catut nama Muhammad dan Maria. (via Twitter @txtfrombrand)

Gerai Holywings yang terletak di Gunawarman juga disegel.

Penyegelan ditandai dengan pemasangan spanduk stiker bertuliskan pengumuman menutup dan melarang tempat usaha dipintu masuk.

Penutupan ke-12 outlet Holywings pun telah dilakukan pada Selasa (28/6/2022) kemarin oleh Satpol PP dengan mengerahkan 240 petugas.

Baca juga: Segini Kerugian Nikita Mirzani dan Hotman Paris Saat Holywings Ditutup, Investasi Hingga Miliaran

Baca juga: Pantas 12 Outlet Holywings Ditutup Pemprov DKI, Ini Perlanggarannya

Kini, sejumlah karyawan Holywings menyayangkan penutupan ini dan mengaku khawatir tidak bisa memberi makan keluarganya.

Lantas, apa saja fakta-fakta soal penutupan 12 outlet Holywings?

Karyawan Curhat Khawatir Tidak Bisa Makan

Penutupan ke-12 outlet Holywings membuat para karyawan khawatir soal nasibnya kedepan.

Satu di antara karyawan Holywings pun mengaku khawatir tidak bisa memberi makan keluarganya jika outlet Holywings disegel selamanya.

Petugas keamanan Holywings di The Garrison Kemang bernama Prihadi menyebut, ada ribuan karyawan yang ikut terdampak dari penutupan tempat hiburan malam tersebut.

Padahal, Prihadi dan beberapa kawannya baru saja mengalami masa pemulihan usai sempat terimbas pandemi Covid-19.

Ia pun mengaku pusing soal nasibnya yang memiliki banyak tanggungan seperti bayar kontrakan, cicilan, dan makan keluarga sehari-hari yang harus tetap dipenuhi setiap harinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved