Kasus Holywings

Akhirnya Terungkap Motif Holywings Berani Keluarkan Promo Pakai Nama Muhammad dan Maria

Holywings Bar, satu diantara usaha milik Holywings, memberikan promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

via Twitter @txtfrombrand
Promo Holywings yang catut nama Muhammad dan Maria. Polisi telah mengungkap motif Holywings Indonesia membuat promo memakai nama Muhammad dan Maria. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Holywings dilaporkan atas dugaan penistaan agama buntut promosi yang mencatut nama Muhammad dan Maria.

Holywings Bar, satu diantara usaha milik Holywings, memberikan promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

Promo tersebut lantas menuai kritik, hingga pihak manajemen Holywings pun menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf.

Baca juga: Kondisi Holywings Usai Dilaporkan ke Polisi hingga Digeruduk Puluhan Massa GP Ansor

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, mengungkap motif dari Holywings Indonesia membuat promosi alkohol gratis.

Diketahui, sebelumnya Holywings sempat ramai menjadi perbincangan publik setelah membuat promosi alkohol gratis bagi yang bernama Muhammad dan Maria.

Menurut Budhi, promosi yang menggunakan nama Muhammad dan Maria tersebut dilakukan Holywings demi menarik pelanggan di outlet yang tingkat penjualannya di bawah target.

Khususnya outlet yang persentase penjualannya berada di bawah target 60 persen.

"Motif dari para tersangka adalah mereka membuat konten-konten tersebut untuk menarik pengunjung datang ke outlet HW, khususnya di outlet yang presentase penjualannya di bawah target 60 persen," kata Budhi, Jumat (24/6/2022), dilansir Tribun Jakarta.

Namun, Budhi menyebut polisi akan terus mendalami motif dari promosi Holywings tersebut.

Perlu diketahui, akibat promo yang gunakan nama Muhammad dan Maria, polisi sudah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus ini.

Para tersangka tersebut adalah karyawan yang bekerja di Holywings Indonesia yang terdiri dari dua orang laki-laki dan dua orang perempuan.

Keenam tersangka tersebut berinisial EJD (27), DAD (27), NDP (36), EA (22), A (25), dan AAM (25).

Mereka memiliki di antaranya menjabat sebagai direktur kreatif, kepala promosi, hingga admin tim promosi di Holywings Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved