Berita Manado
Pemkot Manado Punya Data ASN yang Suka Mabuk Mabukan
Kepala BKPSDM Pemkot Manado Donald Supit mengatakan, pihaknya punya data ASN yang suka mabuk mabukan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - ASN Pemkot Manado yang suka mabuk - mabukan mesti hati - hati.
Pasalnya nama mereka ternyata dicatat dalam big data Pemkot Manado.
Kepala BKPSDM Pemkot Manado Donald Supit mengatakan, pihaknya punya data ASN yang suka mabuk mabukan.
"Ada datanya di kita," katanya.
Pemkot Manado mengoleksi data pemabuk di Manado.
Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang dalam wawancara khusus dengan tribunmanado.co.id membeber, ada 2000 an pemabuk yang terdata di Manado.
Sebut dia, warga yang masuk data adalah benar - benar pemabuk.
Ada warga yang hanya peminum tapi tidak masuk kategori pemabuk.
Ia membeber, ada ASN yang masuk dalam data pemabuk.
Mereka dipantau. Jika melakukan aksi kriminalitas, akan ditindak sesuai aturan ASN.
Menurutnya, data pemabuk tersebut dihimpun para ketua lingkungan.
Dikatakannya, data itu akan digunakan untuk kepentingan mencegah kriminalitas.
Miras Penyebab Utama
Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang mengatakan miras adalah penyebab utama.
"Miras jadi penyebab utama kriminalitas di Manado," katanya.
Diketahui, angka kriminalitas di Manado tinggi sejak tahun lalu.
Pada tahun ini, kriminalitas di Manado mencapai puncaknya dengan sejumlah kejadian sadistis. (*)
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi.
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km².
Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua.
Saat ini Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang. (Art)