RHK Senin 20 Juni 2022
BACAAN ALKITAB - Efesus 4:18 Hidup Bersekutu dengan Allah
Selain melayani dan bersaksi, dari tiga tugas gereja, salah satunya adalah bersekutu. Bersekutu di sini tidak lain adalah bersekutu dengan Tuhan.
Efesus 4:18
TRIBUNMANADO.CO.ID - Selain melayani dan bersaksi, dari tiga tugas gereja, salah satunya adalah bersekutu. Bersekutu di sini tidak lain adalah bersekutu dengan Tuhan. Dalam pemahaman sederhana dan nyata, persekutuan yang dimaksud adalah beribadah bersama kepada Tuhan. Berkumpul bersama jemaat, baik secara Daring maupun Luring, secara langsung maupun tidak langsung.
Persekutuan dalam Tuhan, merupakan hal yang sangat penting bahkan dapat disebut sebagai hal yang sangat mendasar dan utama, karena salah satu ciri khas secara visual dan nyata kehidupan Kekristenan adalah bersekutu bersama dalam Tuhan, yakni beribadah secara fisik di hadapan Tuhan.
Tidak ada yang dapat membantah bahwa dalam kehidupan Kekristenan, persekutuan dengan Tuhan menjadi ciri khas Kekristenan dan tolok ukur keberhasilan secara organisatoris bahkan keimanan para pengikut Kristus. Sebab persekutuan dengan Tuhan adalah bukti ketaatan dan kesalehan kita kepada Dia, Tuhan dan Juruselamat dunia.
Karena itu, persekutuan dengan Tuhan menjadi wajib diikuti, dilakukan dan dipraktikkan oleh setiap orang Kristen. Siapa yang tidak bersekutu, bukanlah orang Kristen yang sesungguhnya. Karena dengan bersekutu, kita menyatakan dan menunjukkan iman dan percaya kita kepada dunia dan kepada Tuhan, menerima bekal firman Tuhan, bersyukur, memuji, menyembah dan memuliakan nama-Nya serta menyampaikan permohonan doa kita kepada-Nya.
Baca juga: RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Efesus 4:18 Hiduplah Dalam Persekutuan dengan Allah
Baca juga: Respon Ganjar Pranowo Diusung Partai NasDem Jadi Calon Presiden 2024: Wong Aku PDIP Kok
Jika kita rajin bersekutu dengan Tuhan, Kristus Yesus Tuhan kita akan mengasihi dan memberkati kita. Sebab dengan bersekutu dengan Tuhan, kita menyatakan kepasrahan diri kita yang sungguh kepada-Nya. Itu juga tandanya bahwa hidup kita mencari Tuhan dan mengutamakan Dia dalam segala hal.
Rasul Paulus dalam surat penggembalaannya kepada jemaat di Efesus menyatakan bahwa siapa yang hidupnya selalu bersekutu dengan Tuhan, pasti selamat dan diberkati Tuhan. Dia akan memperoleh hidup yang menghidupkan dan berkemenangan dalam segala hal, baik di bumi maupun di sorga.
Sebaliknya, siapa yang tidak mau bersekutu dengan Kristus adalah musuh-Nya, mereka pasti dihukum-Nya. Mereka adalah orang-orang degil yang hidupnya sudah dibutakan oleh hawa nafsu duniawi dan berbagai bentuk perbuatan jahat lainnya. Mereka tidak hidup dalam Tuhan.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka." (ay 18)
Rasul Paulus tegas mengatakan bahwa orang yang mengabaikan persekutuan dengan Tuhan, tidak berpengertian. Tiada hikmat pada mereka. Itu adalah tindakan bodoh yang dilakukan oleh orang-orang yang hatinya degil.
Mereka menolak bersekutu dengan berbagai alasan yang dibuat-buat dan mengada-ada. Entah sibuk, sakit, padahal tidak. Mereka lebih memilih menonton sinetron, "karlota" (menyebarkan hoaks), berkumpul menyebarkan fitah keji, menjelek-jelekkan keberadaan orang. Terhadap orang-orang demikian, janganlah kita berteman atau berkumpul. Sebab hari ini dia menceritakan kejelekkan orang lain di depan kita, tapi sebentar atau besok, dia menceritakan kejelekkan atau kekurangan kita kepada orang lain. Maka orang-orang demikian haruslah dijauhi.
Sebaliknya, hiduplah bersekutu dengan Tuhan senantiasa dalam segala hal. Jangan ragu. Perkuat dan perteguh iman percaya kita kepada Kristus dengan terus memelihara hidup dalam persekutuan dengan Tuhan.
Jika kita terus hidup bersama Tuhan, maka sukacita dan damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal, akan menaungi kita dan menjadi milik kehidupan kita kekal selamanya, di bumi dan di sorga bersama Kristus Yesus, Tuhan kita, Sang Pemilik Kerajaan Kekal, agung dan mulia.
Bersekutulah dengan Tuhan senantiasa bersama denga jemaat. Taatilah Tuhan dalam kehadiran kita bersekutu dengan Tuhan. Sebab orang yang tidak bersekutu dengan Tuhan adalah orang yang tidak tahu diri, sebab kita audah ditolongbdan diberkati Tuhan, tapi kita seperti kacang lupa akan dirinya. Kita lupa diri dan tidak tahu diribkarena melupakan dan mengabaikan Sang Pemilik Kehidupan kita.
Karena itu, ubahlah pola dan cara hidup kita. Rajinlah bersekutu dengan Tuhan. Jangan keraskan hati. Jauhkan kesombongan dan ķeangkuhan. Buanglah cara hidup kita yang lama.
Hiduplah rendah hati dalam kepasrahan dan kepatuhan kepada Tuhan dengan selalu bersekutu dengan Allah. Dia pasti menyertai dan memberkati kita dan keluarga secara heran dahsyat dan luar biasa. Amin
DOA: Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk terus setia dan taat bersekutu dengan-Mu, agar hidup kami senantiasa memuliakan dan mengagungkan nama Tuhan. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-bacaan-alkitab-kamis-1-juli-2021.jpg)