Breaking News:

Konflik Rusia dan Ukraina

Di Tengah Invasi Rusia, Ukraina Berencana Ekspor Listrik ke Eropa

Di tengah invasi Rusia, Ukraina berencana mengekspor listrik ke sejumlah negara di Eropa. Ekspor dilakukan untuk meningkatkan pendapatan.

Editor: Isvara Savitri
Pripyat Ukraina. Di tengah invasi Rusia, Ukraina berencana mengekspor tenaga listrik ke beberapa negara di Eropa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Di tengah invasi Rusia, pemerintah Ukraina kini sedang berpikir meningkatkan pendapatan pada proyek pembangkit listrik.

Untuk itu, Ukraina kini tengah menjajaki strategi baru.

Rencananya, Ukraina akan mengekspor energi listrik ke beberapa Eropa.

Negara tersebut adalah Slovakia dan Hongaria.

Pabrik pesawat di Kiev Ukraina
Pabrik pesawat di Kiev Ukraina (Kompas.com)

Meski Ukraina tak menyebut berapa banyak pasokan listriknya yang akan di transfer ke Slovakia dan Hongaria, namun menurut informasi yang dikutip dari Reuters kegiatan perdagangan ini akan mulai dilakukan Ukraina pada bulan Juni 2022.

Setelah sebelumnya pada 16 Maret lalu, Uni Eropa dan Ukraina telah menghubungkan jaringan listrik mereka.

"Volume ekspor akan meningkat secara bertahap ke tingkat yang memungkinkan Ukraina memperoleh miliaran euro per tahun. Kita berbicara tentang jumlah yang sebanding dengan hasil dari transit gas melalui Ukraina," kata Volodymyr Kudrytsky, kepala operator jaringan listrik Ukraina Ukrenergo.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 12.20, Wanita Muda Meninggal Usai Tabrakan Beruntun, Korban Selamatkan Anaknya

Baca juga: Curhat Cici Repi, Ibu Hamil 9 Bulan, Korban Bencana di Amurang Minsel, Lebih Nyaman di Pengungsian

Meskipun pasokan listrik tenaga nuklir Ukraina tak sebesar Rusia, namun melalui beberapa pusat pembangkit listrik yang ada di Ukraina salah satunya nuklir Zaporizhzhia.

Ukraina berhasil menduduki nominasi 10 pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia.

Dimana dengan enam reaktor yang masing-masing memiliki kapasitas bersih 950 megawatt, pembangkit itu dapat memasok energi ke hampir 4 juta rumah tangga dengan total produksi listrik 5.700 megawatt.

Asap dan kotoran membubung setelah penembakan di desa yang baru-baru ini direbut kembali di utara Kharkiv, Ukraina timur, pada 25 Mei 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by DIMITAR DILKOFF / AFP) (AFP/DIMITAR DILKOFF)
Asap dan kotoran membubung setelah penembakan di desa yang baru-baru ini direbut kembali di utara Kharkiv, Ukraina timur, pada 25 Mei 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by DIMITAR DILKOFF / AFP) (AFP/DIMITAR DILKOFF) ((Photo by DIMITAR DILKOFF / AFP))

Dalam melangsungkan kerjasama ini nantinya Ukraina akan menggandeng operator jaringan listrik Eropa Kontinental ENTSO-E, namun menurut perdagangan listrik Ukraina kegiatan ekspor ini baru akan dimulai setelah pemerintah di Kyiv menyetujui penuh kegiatan ekspor tersebut.

Selain memasok kebutuhan listrik Slovakia dan Hongaria, pemerintah Ukraina saat ini juga tengah menghubungkan Rzeszow di Polandia dengan pembangkit listrik tenaga nuklir Khmelnytsky di Ukraina.

Baca juga: Potret Rendy Meidiyanto, Aktor Ganteng Ganteng Serigala yang Kini Jadi Anggota TNI Angkatan Laut

Baca juga: Pantas Donald Trump Marah Besar dan Salahkan Joe Biden, Ternyata Presiden Amerika Itu Lakukan ini

Rencananya setelah pembangkit ini mulai dioperasikan pada akhir tahun 2022, Ukraina dapat memasok kebutuhan energi listrik Polandia sekitar 1.000 megawatt per hari.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tingkatkan Pendapatan di Tengah Invasi, Ukraina Mulai Ekspor Listrik ke Sejumlah Negara Eropa.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved