Nasional
Andika Perkasa Presiden 2024? Begini Peluangnya setelah Diusulkan Nasdem
Seberapa besar peluang Andika Perkasa jika terpilih jadi Calon Presiden 2024?
Mantan KSAD itu enggan menanggapi prediksi lembaga survei dan hanya melempar senyum ke awak media saat ditanya mengenai hal tersebut.
“Enggak ya mas, enggak,” kata Andika sembari melempar senyum kepada awak media saat ditemui usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi I di DPR RI, Jakarta, Senin (6/6/2022).
Seperti diketahui, survei Litbang Kompas beberapa waktu lalu, memasukkan nama mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu sebagai tokoh yang mempunyai peluang maju sebagai capres.
Nama Andika masuk ke dalam salah satu tokoh yang berpeluang dipilih menjadi capres pada Pilpres 2024.
Meski elektabilitas Andika baru di kisaran 2 persen berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden pada medio 17-30 Januari 2022 lalu, namun elektabilitasnya masih lebih unggul dibandingkan tokoh lain.
Sebut saja eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (1,4 persen) dan Menteri BUMN Erick Thohir (1,1 persen).
Kemudian Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD (1,1 persen), bahkan Ketua DPP PDI Perjuangan yang sekaligus Ketua DPR, Puan Maharani (1 persen).
Reaksi PDIP
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto mengibaratkan para kader PDI-P sebagai sebuah akar yang dipersatukan dengan kesamaan gagasan.
Sebagai partai politik, kata Hasto, partainya menegakkan etika berpolitik dengan tidak mencabut akar yang berwarna lain.
“Jadi kalau akar kita bergerak, di sana ada akar kuning, kita berbelok. Karena masih banyak akar lain. Misal ketemu akar NU (Nahdlatul Ulama),
Muhammadiyah, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan PPP (Partai Persatuan Pembangunan), PAN (Partai Amanat Nasiona), kita berbelok,” kata Hasto di Sekolah Partai PDI-P, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022).
“Sehingga akar PDI Perjuangan jadi kokoh, tanpa merusak akar yang lain. Kita bukan partai yang suka mencabut akar yang lain. Akar yang kita garap adalah akar wong cilik. Itulah yang dikedepankan PDI Perjuangan, berpolitik dengan etika,” ucapnya.
Hasto pun meminta seluruh kepala dan wakil kepala daerah yang berasal dari PDI-P untuk menyatukan barisan demi kemajuan bangsa Indonesia.
Ia mengingatkan pesan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mengenai pentingnya kedisiplinan dan komitmen terhadap partai.