RHK Selasa 14 Juni 2022
BACAAN ALKITAB - Lukas 12:51-52 Bukan Damai, Tapi Petentangan
Sebutan lain atau gelar Yesus selain Juruselamat dunia adalah Raja Damai. Mengapa? Karena memang Dia adalah Raja di atas segala raja
Lukas 12:51-52
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebutan lain atau gelar Yesus selain Juruselamat dunia adalah Raja Damai. Mengapa? Karena memang Dia adalah Raja di atas segala raja yang amat mahakuasa dan membawa damai bahkan kedamaian yang sempurna bagi setiap orang yang percaya pada-Nya. Semua orang yang berimankan Dia, pasti selamat dan hudup damai, di bumi dan di sorga.
Pertanyaannya, mengapa dalam pembacaan firman Tuhan hari ini disebutkan bahwa Yesus datang bukan untuk membawa damai, tapi membawa pertentangan? Sebenarnya semuanya juga sudah jelas. Yang penting kuta tieak boleh memahami firman Tuhan secara parsial atau sepenggal-sepenggal. Tapi harus secara utuh, sebagai satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan antara satu ayat, pasal atau kitab dengan ayat, pasal dan kitab yang lain.
Pernyataan Yesus tegas, benar dan tak ada diplomasi. Dia menyatakan tanpa tedeng aling-aling, tanpa kompromi dengan yang jahat. Karena Dia adalah Sang Kebenaran, Tuhan dan Juruselamat, Raja Damai yang kekal. Dosa afalah musuhnya. Karena itu, siapa yang hidup dalam dosa akan bertentangan dengan Dia.
Semua yang jahat, yang namanya dosa, keinginan daging, pementingan diri sendiri dan nafsu dunia, pasti bertentangan dengan Dia. Jadi, jelaslah bahwa orang yang hidup dalam Yesus, akan bertentangan dengan orang jahat yang hidupnya gemar berbuat dosa.
Jadi jelaslah bahwa jika kita mengikuti Jalan Tuhan, hidup berkenan kepada-Nya dan melakukan firman-Nya, maka kita akan ditentang oleh si jahat, pelaku dosa yang tidak setia dan taat kepada Tuhan.
Dengan demikian, akan terjadi pertentangan dalam hidup pengikut Kristus dengan orang jahat yang hidupnya terus berkanjang dengan dosa. Pertentangan akan terjadi karena orang yang cinta nafsu dunia, serakah, sirik, suka iri dan dengki, serta pelaku kejahatan lainnya, menentang Kristus dengan ajaran-Nya yang penuh damai dan Sumber segala berkat bagi manusia.
Yesus tidak akan berkompromi dengan yang jahat. Pengikut-Nya di dunia pasti ditentang oleh kejahatan. Kebaikan dan ajaran Yesus, ditentang dan dilawan oleh orang jahat, yang hidupnya diliputi tipu muslihat, kemunafikan dan berbagai pelanggaran dosa lainnya.
Itulah sebabnya, Tuhan Yesus mengatakan bahwa Dia datang membawa pertentangan. Yakni pertentangan antara kebaikan yang diajarkan dan dikerjakan-Nya dengan prilaku jahat orang-orang dunia.
Maka Yesus menegaskan bahwa terhadap segala kejahatan itu, Dia tidak akan berkompromi. Maka sudah tentu pertentanganlah yang terjadi. Namun, siapa yang terus bertahan hidup dalam Tuhan, akan diberkati hidupnya dan dia akan menuai kebahagiaan dan damai sejahtera yang bersifat kekal selamanya bersama Kristus.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga." (ay 51-52)
Keberadaan orang Kristen akan selalu menimbulkan pertentangan. Sebab kehadiran orang Kristen sejati merupakan representasi kehadiran Tuhan Yesus dalam perbuatan orang beriman. Namun, sebagai keluarga dan umat Kristen yang benar, kita tidak perlu takut dengan penentangan maupun pertentangan dari si jahat. Karena itu pekerjaan iblis dan kita tidak perlu menjadi iblis untuk mengikuti atau terpengaruh dengan tipu daya mereka.
Periksalah hidup kita. Lihatlah posisi kita. Tanyakanlah pada diri kita sendiri, dan jawablah. Apakah kita menjadi penentang Kristus, atau yang ditentang karena mengikuti Yesus. Waspadalah agar jangan justeru kitalah yang jadi penentang Kristus. Jangan-jangan kitalah yang dimaksud Yesus yang menjadi sumber pertentangan kepada Yesus.
Bentuk pertentangan yang dimaksud antara lain, menolak dan tidak mau beribadah, suka sirik, memfitnah orang, banyak perhitungan, memusuhi sesama. Padahal Tuhan Yesus berkata bahwa musuhpun harus diampuni dan dikasihi. Jadi siapa yang memusuhi musuh mendendamnya dan tidak mengasihi mereka, adalah penentang Kristus. Penentang Kristuskah kita?
Jauhkanlah semua yang jahat itu. Jangan kita menjadi sumber pertentangan kepada Kristus. Tapi, justeru kitalah yang Tuhan kehendaki menjadi pengikut-Nya. Dan sebagai pengikut Kristus, kita harus berani berkata tidak dan menolak yang jahat, sekalipun kita ditentang oleh dunia.
Tapi biarlah hidup kita berbuah dan menghasilkan nilai-nilai kebenaran Injil, sehingga dari hari hidup kita, nama Tuhan Yesus senantiasa dipuji dan dimuliakan. Amin
DOA: Tuhan Yesus, pakailah hidup kami sebagai pembawa damai dan jauhkan dari pertentangan. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-bacaan-alkitab-kamis-1-juli-2021.jpg)