Berita Internasional

Saat Pengawal Vladimir Putin Amankan Tinja Sang Presiden, Pakai Toilet Pribadi dan Tas Kerja Khusus

Dilaporkan Daily Mail, pengungkapan terbaru ini diduga merupakan cara Putin untuk menyembunyikan potensi masalah kesehatannya.

The Guardian/AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin tetap mengharuskan Uni Eropa membayar gas yang dibelinya dari Rusia dengan rubel. Pengusaha Jerman Kompak Tolak Perintah Uni Eropa untuk Boikot Gas Rusia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rumor soal kondisi kesehatan Presiden Rusia Vladimir Putin bergulir luas di tengah serangan Rusia ke Ukraina yang kini memasuki bulan keempat.

Banyak laporan yang belum dikonfirmasi muncul, mendorong spekulasi bahwa Vladimir Putin sakit parah.

Memang Kesehatan Putin telah menjadi pusat banyak spekulasi terutama dalam beberapa bulan terakhir dengan bencana invasi Rusia ke Ukraina, seperti yang diinstruksikan oleh pemimpin, termasuk saran bahwa ia menderita kanker, demensia dan bahkan penyakit Parkinson.

Presiden Rusia Vladimir Putin meminta pengawalnya mengumpulkan kotorannya saat dalam perjalanan ke luar negeri dalam upaya untuk menghentikan orang mengumpulkan informasi tentang kesehatannya.

Baca juga: Saat Menko Marves Menangis Usai Nonton Film Ngeri-ngeri Sedap, Luhut: Ayah Mengakui Kesalahannya

Sebuah laporan telah mengungkapkan bahwa anggota Layanan Perlindungan Federal Putin 'bertanggung jawab untuk mengumpulkan kotoran tubuhnya' dalam paket khusus yang disimpan di dalam tas kerja khusus sampai mereka kembali ke Rusia.

Dilaporkan Daily Mail, pengungkapan terbaru ini diduga merupakan cara Putin untuk menyembunyikan potensi masalah kesehatannya.

Menurut dua jurnalis investigasi di majalah berita Prancis Paris Match, pengumpulan kotoran Vladimir Putin adalah bagian dari pekerjaan Layanan Perlindungan Federal, karena mereka bertugas melindungi pejabat tinggi negara dengan cara apa pun.

Reporter Regis Gente, yang menulis dua buku tentang Rusia, dan Mikhail Rubin, yang telah meliput urusan Rusia saat ini selama lebih dari sepuluh tahun, mengatakan bahwa dua contoh koleksi kotoran Putin adalah kunjungan Presiden ke Prancis pada 29 Mei 2017 dan ke Arab Saudi di Oktober 2019.

Dalam kedua kasus ini, diduga bahwa Putin membawa toilet pribadi bersamanya selama perjalanan, atau bahwa dia ditemani ke kamar mandi oleh beberapa penjaga. Teori lain adalah bahwa dia menggunakan 'porta-potty' ke mana pun dia pergi.

Salah satu contoh lainnya adalah pada Desember 2019, ketika Putin terlihat pergi ke toilet dengan enam pengawalnya saat menghadiri KTT Ukraina di Paris.

Pemimpin Rusia, 67 pada saat itu, difilmkan meninggalkan kamar mandi setelah lima pengawal memastikan lingkungannya aman.

Pengawal lain berjalan di belakangnya saat dia meninggalkan toilet di Istana Elysee Paris.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved