Berita Manado
Gelapkan Sepeda Motor, Warga Asal Jawa Tengah Diringkus Polresta Manado
Polisi melakukan penangkapan pada Selasa (17/05/2022) sekitar pukul 21.00 Wita, di Jalan A A Maramis kelurahan Paniki Satu.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Polresta Manado meringkus pelaku penggelapan sepeda motor, Nur alias NK (31), warga Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah.
Polisi melakukan penangkapan pada Selasa (17/05/2022) sekitar pukul 21.00 Wita, di Jalan A A Maramis kelurahan Paniki Satu Link I Kecamatan Mapanget Kota Manado.
Kasi Humas Polresta Manado Iptu Sumardi mengatakan kejadian berawal saat pelaku datang kepada korban untuk meminjam motor dengan alasan disuruh oleh sahabat korban bernama bagus.
"Pelaku mengetahui bahwa hubungan keduanya terjalin baik, dan dia pernah melihat motor tersebut pernah dipinjam saksi bagus, hingga dia memakai cara seperti itu," ujar Sumardi.
Lanjutnya, Korban akhirnya meminjamkan motornya kepada pelaku tanpa mengkonfirmasi kepada saksi bagus. Keesokan harinya motor tersebut tidak dikembalikan dan sudah dibawa lari.
"Saat korban bertanya, saksi mengaku tidak pernah memberikan perintah seperti itu bahkan tidak mengenal pelaku," jelasnya.
Atas hal tersebut korban melaporkan masalah ini ke Mapolresta Manado.
Mendapat informasi tersebut Tim Resmob langsung melakukan penyelidikan seminggu hingga akhirnya keberadaan pelaku langsung diketahui oleh polisi.
"Pelaku ternyata bersembunyi di salah satu rumah keluarganya di wilayah Kotamobagu.
Dan selanjutnya Tim Resmob dan Tim Opsnal Polresta Manado berkoordinasi dengan Tim Resmob res Kota Kotamobagu hingga akhirnya dilakukan penangkapan," jelasnya.
Setelah menangkap, polisi mengambil barang bukti yang disembunyikan di wilayah Minut.
"Pelaku kini sudah diserahkan ke Polsek Mapanget dan akan menjalani proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," jelasnya. (Ren)
• BREAKING NEWS, Oknum Hukum Tua Terpilih di Minahasa Diduga Lagukan Pelecehan Terhadap Tiga Wanita
• Sosok Mufti Anam, Politisi PDIP yang Sindir Menteri BUMN Erick Thohir Karena Tak Sponsori Formula E