RHK Sabtu 4 Juni 2022
BACAAN ALKITAB Amsal 17:17 Sahabat Sejati
Sahabat sejati adalah saudara terdekat kita. Sahabat sejati akan menjadi orang pertama yang menolong kita saat kita dalam kesukaran
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sahabat sejati adalah saudara terdekat kita. Sahabat sejati akan menjadi orang pertama yang menolong kita saat kita dalam kesukaran. Sahabat sejati akan selalu ada bersama kita dalam suka dan duka. Sahabat sejati rela berkorban demi kita. Sebab sahabat sejati hidupnya penuh cinta dan kasih akan kita. Dan cinta kasih itu tentunya berasal Tuhan Yesus.
Sahabat, tidak memanfaatkan sahabatnya untuk keinginan yang menjerumuskan atau menghancurkan sahabatnya sendiri. Tetapi justeru bersedia mengulurkan tangan kasihnya kepada sahabatnya yang sedang dalam kesulitan dan penderitaan.
Sebab sahabat sejati tidak senang melihat sahabatnya susah dan tidak susah melihat sahabatnya senang. Tapi dia akan bahagia dan menderita bersama dengan sahabatnya yang bahagia pun menderita. Dia selalu berempati dan bersimpati dengan sahabatnya dalam keadaan apapun, dan tidak suka dan tidak rela melihat apalagi membuat sahabatnya menderita.
Raja Salomo mengungkapkan hal itu. Bahwa sahabat sejati, itulah sahabat berhikmat. Mereka hidup takut akan Tuhan, yang sangat mengasihi sahabatnya dalam keadaan apapun, terutama dalam kesukaran.
Jadi, seorang sahabat sejati dalam praktik hidupnya adalah saudaranya sendiri. Sebab dia tidak akan menyakiti sahabatnya, menjaga perasaannya dan selalu berupaya membuatnya bahagia. Karena dia selalu menaruh kasihnya yang tulus kepada sahabatnya sendiri.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (ay 17)_
Sahabat sejati, selalu merancangkan yang baik untuk sahabatnya, dan tidak menaruh iri, dengki, sesedikit apapun kepada sahabatnya. Dia selalu melakukan yang terbaik bagi sahabatnya, seperti ia melakukan bagi dirinya sendiri.
Sudahkah kita memiliki sahabat sejati dan yang ideal seperti itu? Siapakah dia? Di manakah dia? Apakah yang telah dia lakukan untuk kita, terutama ketika kita dalam kesukaran? Sudahkah dia berlaku sebagai saudara terdekat kita saat kita dalam kelemahan dan tiada berdaya?
Rasanya sulit mendapatkannya. Tetapi sesungguhnya yang dimaksudkan di sini adalah, kitalah yang hendaknya menjadi sahabat sejati bagi sesama kita. Jika kita ingin memiliki sahabat sejati, kitalah yang pertama-tama memulai memraktikkan sikap dan prilaku sahabat sejati, yang selalu menaru kasih setia bagi sahabat kita dalam keadaan apapun juga, sebagaimana layaknya keluarga. Bahkan kita melakukannya seperti kepada diri kita sendiri.
Kita jangan hanya menuntut kepada sahabat kita untuk menjadi sahabat sejati, seperti yang kita gambarkan dan harapkan. Tetapi, kitalah yang harus memulainya dan menunjukkan contoh dan teladan sebagai sahabat sejati bagi sahabat kita, bahkan bagi semua orang yang ada di sekitar kita.
Mungkin kita sulit menemukan ada sahabat kita yang menjadi sahabat ideal dan sejati seperti itu. Tetapi, kita akan gampang menemukannya, jika kita melakukannya. Sebab itu artinya, kita telah menjadi sahabat sejati bagi sahabat kita. Artinya, kita telah menemukan sahabat sejati itu, yakni kita sendiri. Kitalah yang menjadi sahabat sejati bagi sahabat kita.
Maka kita akan disebut sebagai sahabat yang paling bahagia karena telah membahagiakan mereka, sekalipun mereka tidak membahagiakan kita. Karena sahabat sejati selalu memikirkan kebahagiaan sahabatnya tanpa berharap balasan untuknya. Sebab apa yang kita lakukan itu telah membuat bahagia sahabat kita dan semua orang.
Maka sebagai keluarga dan orang Kristen, jadilah kita sahabat sejati sebagaimana layaknya keluarga sendiri bagi semua sahabat kita dan kepada semua orang, tanpa pilih kasih. Itu yang menyenangkan sahabat kita, sesama kita terutama menyenangkan hati Tuhan. Maka terpujilah nama Tuhan selamanya. Amin
DOA: Tuhan Yesus, pakailah kami menjadi sahabat sejati bagi semua orang seperti yang Engkau kehendaki, agar kami jadi berkat bagi semua orang. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kisah-salomo-raja-ketiga-kerajaan-israel-yang-bijaksana.jpg)