Sulut

BPJamsostek Sulut Imbau Peserta Jamsostek Tak Tergiur Rayuan Calo Pencairan JHT

Kepala BPJamsostek Sulut, Sunardy Syahid mengungkapkan, pihaknya masih menemukan indikasi ada praktik percaloan saat pengurusan JHT.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Kepala BPJamsostek Sulut, Sunardy Syahid mengimbau peserta Jamsostek tak tergiur tawaran calo pengurusan klaim JHT. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Sulut mengimbau peserta Jamsostek agar tak tergiur tawaran calo untuk pengurusan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) ataupun santunan lainnya.

Kepala BPJamsostek Sulut, Sunardy Syahid mengungkapkan, pihaknya masih menemukan indikasi ada praktik percaloan saat pengurusan JHT.

"Biasanya itu kentara ketika pengurusan di kantor. Peserta kebingungan ketika ditanyai CS. Ternyata akun di Jamsostek Mobile terblokir," kata Syahid kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (03/06/2022).

Kata dia, padahal, BPJamsostek telah menyediakan aplikasi Jamsostek Mobile (JMo) untuk pengurusan klaim JHT di bawah Rp 10 juta.

"Sebenarnya mudah saja, pengajian dari JMo, berkas lengkap, terverifikasi benar peserta, bisa cair cepat. Maksimal tiga hari," kata Syahid yang didampingi Kabid Pelayanan, Rezky Andre Rattu.

Katanya, pencairan JHT mudah dan tidak dipungut biaya. Selain JMo, pengajuan bisa lewat layanan Lapak Asik.

"Kalaupun terpaksa bisa datang ke kantor dan itu tidak sulit kok. Ada petugas yang siap membantu," katanya.

Penelusuran Tribun, jasa calon pencairan JHT marak ditawarkan di media sosial seperti Facebook dan WhatsApp.

Pemberi jasa ini tak sungkan meminta biaya jasa pengurusan 25-50 persen dari nilai jaminan yang akan diterima.

Terkait itu, Syahid mengatakan, calo memanfaatkan ketidaktahunan peserta Jamsostek akan layanan digital yang ditawarkan.

"Karena itu kami terus imbau, belajar memanfaatkan Jamsostek Mobile dan Lapak Asik. Kalaupun memang belum tahu, bisa datang ke kantor kami," jelasnya.

Ia memastikan, jika ada karyawan BPJamsostek yang terbukti menjadi calo pengurusan JHT atau klaim lainnya, ada sanksi menanti.

"Hukuman paling berat ialah pemecatan," katanya.(ndo)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved