Berita Mitra
Minat Baca Rendah, Disdik Mitra Dorong Guru Kembali Gairahkan Minat Baca di Sekolah
Melihat persoalan ini, pihaknya berharap program-program literasi kian marak digelar di Kabupaten Mitra.
Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Minat baca di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) masih tergolong rendah.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sarah Kindangen saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Layanan dan Literasi Informasi Perpustakaan bagi Petugas Perpustakaan Daerah dan Sekolah, Kamis (2/6/2022).
Melihat persoalan ini, pihaknya berharap program-program literasi kian marak digelar di Kabupaten Mitra.
"Melalui kegiatan ini maka kami juga akan rutin untuk mendorong para guru-guru untuk dapat mengairahkan minat baca dilingkungan sekolah dan masyarakat.
Memang Buku, belum menjadi sumber utama untuk mendapatkan informasi namun jika budaya membaca di terapkan sejak usia dini maka transformasi ilmu akan memotivasi pelajar," ujar Staf Ahli Bupati Mitra itu.
Kindangen menuturkan, Perpustakaan adalah wahana transformasi ilmu yang akan memotivasi masyarakat untuk mau membaca.
"Lingkungan masyarakat yang menerapkan budaya membaca akan sangat berpengaruh Mewujudkan masyarakat cerdas.
Karena bagian dari target menuju Indonesia sejahtera yang bisa dicapai lewat jalur pendidikan-formal maupun non formal," tuturnya yang didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Felda Tombokan.
Untuk itu dirinya berharap instansi terkait dalam mengelola Perpustakaan Daerah harus mampu memodernisasi sesuai tuntutan kekinian yang mesti diperbuat demi memenuhi ekspektasi masyarakat agar keterpurukan tidak terus berlanjut.
"Wajib mengembangkan layanan perpustakaan digital, selain tetap mempertahankan tradisi layanan konvensional yang selama ini dikenal," harap Kindangen.
Ia menjelaskan, menciptakan masyarakat pembaca memerlukan sarana dan prasarana yang memadai.
Untuk itu, perpustakaan menjadi urusan wajib yang mesti dilaksanakan pemerintah.
Khusus di level pendidikan, pengembangan perpustakaan beserta koleksi harus terus dilakukan agar merangsang siswa datang ke perpustakaan.
"Karena itu Parameter kualitas bangsa dilihat dari kondisi pendidikannya dan tidak lepas dari pentingnya membaca.
Ilmu-ilmu yang ada dalam referensi sebuah buku, hanya bisa diperoleh dari membaca," pungkasnya.
• Segini Uang yang Harus Disiapkan Marshel Widianto Jika Ingin Nikahi Celine Evangelista, Tak Banyak
• Gempa Guncang Bengkulu Kamis 2 Juni 2022, Baru Saja Guncangan di Laut, Berikut Info Terkini BMKG
• Daftar 22 Negara yang Kirim Senjata ke Ukraina, Terbaru AS Berikan Sistem Roket M142 HIMARS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sosialisasi-layanan-dan-literasi-informasi-perpustakaan-bagi-petugas-perpustakaan-daerah.jpg)