Sekilas Kehidupan

Cerita Bripka Ika Wulandari Rahasiakan Keyakinannya: 'Tujuh Tahun Bersembunyi dengan Identitas'

Cerita Polwan Bripka Ika Wulandari yang memilih pindah agama. Sembunyikan identitas agamanya selama 7 tahun.

Editor: Frandi Piring
Istimewa
Ilustrasi Polwan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah Bripka Ika Wulandari, Polisi Wanita atau Polwan yang memilih pindah agama karena panggilan iman.

Keputusan Polwan yang diketahui bertugas di Polres Dumai itu menjadi sebuah cerita dalam hidupnya.

Pada satu kesempatan, Ika Wulandari mengungkapkan perjalanan spiritualnya yang memilih untuk pindah agama ke memeluk keyakinan Kristen.

Selama tujuh tahun, ia memilih untuk menyembunyikan keyakinannya yang telah menjadi umat Nasrani.

Melansir tayangan video dari kanal YouTube Jaya Inspirasi, seorang pria yang mengenakan peci hitam berseloroh sembari memperkenalkan polwan cantik yang disebutnya sebagai anak rohaninya.

“Ini anak rohani saya, nduk kami terkasih, Bripka Ika Wulandari iya kan,

beliau anggota dari Polres Dumai,” ungkapnya, dikutip TribunManado.co.id dari artikel Hops.ID melalui kanal YouTube Jaya Inspirasi pada Rabu, 1 Juni 2022.

Menurutnya, Ika telah menerima berkat dan keselamatan dari Tuhan serta mengakui Yesus sebagai satu-satunya Tuhan dan juru selamat.

Bripka Ika mengakui, kalau sebenarnya tidak ingin menjadi orang kristen, namun ia sudah dianugerahi oleh Tuhan.

“Tujuh tahun bersembunyi dengan identitas Kristus,” ungkap Ika.

Rentang waktu tujuh tahun bukanlah periode yang sebentar saja, Bripka Ika punya alasan menohok mengapa ia menyembunyikan identitas agamanya.

Dari informasi yang didapatkan dari kanal YouTube Jaya Inspirasi, di Indonesai ini masih rentan yang namanya perpindahan agama dan itu akan menimbulkan persoalan tersendiri di kalangan tertentu.

Entah itu dalam persoalan hubungan sosial, hubungan keluarga maupun rentetan masalah lain yang mungkin bisa saja terjadi.

Oleh karena itulah, Ika untuk menyembunyikan identitas agamanya untuk sementara waktu.

Perpindahan agama masih menjadi hal yang begitu sensitif, lantaran bisa saja menimbulkan persoalan lain di kemudian hari, menurut narasi dalam kanal Youtube Jaya Insprirasi, demikian.

Catatan: judul dan foto awal berita ini telah diubah karena telah terjadi kekeliruan. Mohon maaf atas kekeliruan ini. 

(tribunmanado.co.id)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved