CPNS Mundur

Banyak CPNS Mundur Karena Gaji, Ini Kata Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo

Banyaknya CPNS yang mundur setelah mengetahui gaji yang kecil menarik perhatian Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo. Ia turut menanggapi fenomena tersebut.

Editor: Isvara Savitri
Kemenpan RB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo saat Rapat Koordinasi Pembahasan Isu Strategis dan Kebijakan Bidang PANRB, secara virtual, Kamis (17/6/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Usai dinyatakan lulus, rupanya banyak calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang memilih mundur.

Hal ini disebabkan banyaknya CPNS yang menganggap gajinya kecil jika dibandingkan pegawai swasta.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, turut menanggapi hal tersebut.

Bagi Tjahjo, pegawai negeri sipil (PNS) merupakan panggilan untuk mengabdi kepada negara.

Tjahjo juga sempat menyinggung permasalahan gaji PNS yang dianggap lebih kecil dari pegawai swasta.

Penyerahan SK CPNS Bolmong.
Penyerahan SK CPNS Bolmong. (Istimewa/Diskominfo Bolmong.)

Menurut dia gaji PNS terlihat kecil jika hanya dilihat insentifnya saja.

Namun, dengan tambahan tunjangan kinerja atau tambahan lain totalnya bisa mengimbangi penghasilan pegawai swasta.

“Total sudah mengimbangi swasta bahkan bisa lebih besar karena sudah di atas UMR (upah minimum regional),” kata dia kepada Kontan.co.id, Selasa (31/5/2022).

Menurut Tjahjo, bekerja sebagai PNS adalah bentuk pengabdian pada negara.

Sehingga pola pikirnya adalah apa yang harus diberikan pada negara, bukan sebaliknya.

Pj Sekretaris Provinsi Sulut pun memberi pembekalan bagi para CPNS yang baru ini.
Pj Sekretaris Provinsi Sulut pun memberi pembekalan bagi para CPNS yang baru ini. (Istimewa/Pemprov Sulut)

Namun, Menteri Tjahjo juga mengakui, bahwa banyak generasi milenial yang tidak banyak tertarik dengan pekerjaan sebagai ASN.

Lantaran, konsep kerjanya tidak mengikuti era milenial yang lebih fleksibel.

"Seiring dengan waktu, jiwa pengabdian sebagai ASN ini makin terasa menurun, Konsep pembinaan pegawai tempo dulu yang menjamin jenjang karir hingga jabatan tertinggi, sudah tak sepenuhnya relevan. Zaman memang berubah. Apalagi generasi millenial yang merasa asing dengan konsep pengabdian ini tidak logis katanya," ungkap Tjahjo.

Mengatasi hal tersebut, pihaknya akan mengevaluasi kembali sistem kerja ASN agar lebih diminati oleh generasi milenial dan tercipta lagi jiwa pengabdian kepada negara.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Berita Terkait :#CPNS Mundur
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved