Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Selasa 31 Mei 2022

BACAAN ALKITAB - Amsal 17:7-9 Kejarlah Kasih

Kasih, adalah kata kunci kehidupan orang Kristen. Sebab kasih adalah inti ajaran Tuhan Yesus bagi seluruh umat-Nya.

Editor: Aswin_Lumintang

Amsal 17:7-9
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasih, adalah kata kunci kehidupan orang Kristen. Sebab kasih adalah inti ajaran Tuhan Yesus bagi seluruh umat-Nya. Jika orang Kristen hidup dalam kasih yang sesungguhnya, maka dia telah menjadi orang Kristen sejati.

Raja Salomo dalam hikmat dan kebijaksanaannya juga mengungkapkan betapa penting dan berfaedahnya jika manusia hidup dalam kasih itu. Sebab kasih menutupi segala pelanggaran, sedangkan kebencian menimbulkan pertengkaran dan permusuhan. Kasih, menutupi banyak sekali dosa, karena itu kita harus sungguh-sungguh mengasihi seorang akan yang lain. (1 Pet 4:8).

Salomo Raja Israel, Orang Paling Berhikmat di Bumi
Salomo Raja Israel, Orang Paling Berhikmat di Bumi (Istimewa)

Jika kita memiliki kasih, maka kita tidak akan berbuat jahat kepada orang lain. Kita pasti selalu merancangkan yang baik bagi sesama. Itulah kasih. Karena itu kasih selalu memikirkan dan melakukan yang terbaik bagi sesamanya. Seorang yang hidup dalam kasih adalah orang berhikmat.

Orang bebal, tidak akan memiliki kasih. Sebab dia tidak akan berkata-kata tentang kebaikan, tapi keburukan. Sebaliknya, orang hidup berhikmat, pasti dipenuhi kasih dan hidupnya mulia karena tidak akan berkata-kata dusta dan hal-hal yang tidak berguna atau tidak baik.

Demikianlah hidup orang berhikmat, pasti menjadikan kasih sebagai dasarnya. Yakni kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama. Hidupnya senantiasa mengejar kasih, maka segala pelanggarannya ditutupi Allah. Sebab kasih tidak membangkit-bangkitkan perkara, sehingga tetap karib dengan sahabat-sahabatnya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  "Orang bebal tidak layak mengucapkan kata-kata yang bagus, apalagi orang mulia mengucapkan kata-kata dusta.
  Hadiah suapan adalah seperti mestika di mata yang memberinya, ke mana juga ia memalingkan muka, ia beruntung.
  Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangkit perkara, menceraikan sahabat yang karib." (ay 7-9)

Orang yang hidup dalam kasih, pasti menjauhi kejahatan. Sebaliknya, hidupnya selalu diliputi oleh kebaikan. Jangankan berbuat jahat, berpikir jahatpun bagi orang Kristen adalah kekejian.

Itu bertentangan dengan kasih yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, sama seperti yang diamsalkan oleh Salomo kepada umat Israel bahkan semua orang.
Orang Kristen harus menjauhi pelanggaran, dan tidak boleh membangkit-bangkitkan perbuatan baik yang pernah dia lakukan ataupun mengingat-ingat perbuatan jahat orang lain kepadanya.

Orang yang memperhitungkan kebaikannya kepada orang lain menceraikan atau memutuskan persahabatan, dan yang mengingat-ingat kesalahan sesama apalagi memendam dan mendendamnya, adalah kejahatan yang terencana dan menghancurkan baik bagi dirinya maupun orang lain. Itu kekejian bagi Tuhan.

Semua orang Kristen, haruslah mengejar kasih. Kejarlah kasih! Kasih memang tidak pernah lari dari diri kita. Tetapi kitalah yang suka lari meninggalkan kasih jauh-jauh dari kita. Kita akhirnya mengabaikan dan membiarkan kasih menjadi jauh dari hidup kita. Sehingga kita kehilangan kemuliaan Allah.

Karena itu kita harus mengejar kasih. Jangan sampai kita menjauh dari kasih. Hiduplah dalam kasih. Jadikanlah kasih sebagai gaya hidup kita. Jadikanlah kasih sebagai kepribadian hidup kita. Sebab kasih menutupi segala pelanggaran dan banyak dosa.

Jangan menjauhkan diri dari kasih itu. Sebab Yesus itu adalah kasih. Jika kita mengasihi sesama maka kita telah melakukannya untuk Tuhan Yesus. Jangan biarkan hidup kita terpisah dari kasih.

Tapi senantiasalah kita hidup dalam kasih yang sempurna. Kasihilah Tuhan Yesus dengan mengasihi sesama, termasuk musuh kita atau orang yang memusuhi kita, dan terutama mereka yang lemah, tertindas, menderita, miskin dan termarginalisasi. Lakukanlah kasih kepada semua orang tanpa pilih kasih. Apapun yang kita lakukan bagi mereka, kita telah melakukannya untuk Tuhan.

Amsal 19:17 berkata, _"Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu."_

Jadi wujudkanlah kasih itu dalam hidup kita setiap hari, sebagaimana nasihat Salomo bagi umat Israel dan bagi kita sebagai Israel baru. Itulah yang berkenan dan menyenangkan hati Tuhan Yesus. Maka berkat melimpah dikarunikan-Nya bagi kita yang terus hidup mengejar kasih. Amin

DOA: Tuhan Yesus, tuntunlah kami agar tidak menjauh dari kasih, tapi senantiasa menjadikan kasih sebagai gaya hidup kami. Berkatilah kami senantiasa. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved