Berita Minut

BKPSDM Minut Sesalkan Jika Ada CPNS yang Mundur, Styvi Watupongoh: Kurangi Jatah ASN

Seperti diketahui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan ada 105 CPNS yang mengundurkan diri.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Kepala Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa Utara (Minut) Styvi Watupongoh 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -  Kepala Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa Utara (Minut) Styvi Watupongoh sesalkan jika ada CPNS yang mengundurkan diri. 

Seperti diketahui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan ada 105 CPNS yang mengundurkan diri seusai mereka dinyatakan lulus tes seleksi penerimaan CPNS 2021. 

Para CPNS yang mundur tersebut tersebar di berbagai instansi, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. 

Salah satu faktor banyak CPNS yang mundur karena merasa tak cocok dengan gaji beserta tunjangannya. 

Gaji PNS memang tak terlalu besar, apalagi ketika masih dalam masa prajabatan. 

Styvi Watupongoh ketika diwawancarai tribunmanado.co.id sampaikan, sampai sekarang di Minut tidak ada yang mundur.

"Sampai sekarang di Minut tidak ada yang mengundurkan diri, dari 145 orang CPNS tahun anggaran 2021," ucapnya, Senin (30/5/2022) 

Menurutnya, memang kalau ada yang mundur itu haknya mereka, tapi sangat disesali karena sudah mengurangi jatah ASN. 

"Untuk itu berharap ke depannya, jika ada pengangkatan lagi diprioritaskan orang yang di daerah tersebut," ungkapnya. 

Karena jangan sampai dari luar daerah yang mendaftar tetapi ketika lulus dia mundur karena balik ke daerahnya, tapi kalau diutamakan daerah asal hal itu tidak akan terjadi. 

Dikatakannya, sampai sekarang di aturan, tidak ada denda berupa uang bagi mereka yang mundur. 

Selain itu katanya, di aturan juga tidak menulis sudah tidak diperbolehkan dia ikut tes CPNS kembali. 

"Tetapi jika dia sudah mundur, lalu dia mau ikut lagi pengangkatan tahun depan sudah dipertimbangkan," tegasnya. 

Bagi CPNS yang lulus dirinya berharap supaya mengabdi. 

"Sebab masih banyak yang menanti, tapi yang lain hanya disia-siakan," ujar dia. 

Ia katakan, kalau memang ingin mundur lebih baik mundur sebelum pemberkasan, supaya masih bisa diisi oleh orang lain.

Tapi kalau sudah pemberkasan dan mereka mundur tidak bisa lagi di ganti. Mudah-mudahan tidak terjadi CPNS yang mundur di Minut," tutupnya. (fis) 

Kepala Kantor Pos Kotamobagu: BPNT Tahap 2 yang Sudah Terealisais 97.70 Persen

Informasi Cara dan Syarat Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 31

Petinggi KPK Diperiksa Dewas Terkait Dugaan Gratifikasi Tiket MotoGP Mandalika

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved