Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sitaro

Harga Bumbu Dapur di Pasar Tradisional di Sitaro Alami Kenaikan

Salah satu penjual bumbu dapur yang dijumpai wartawan di Pasar Ondong Siau, kenaikan harga dipicu kurangnya stok barang dari daerah asal.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Aktivitas jual beli bumbu dampur di Pasar Ondong Siau. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga bumbu dapur di pasar tradisional di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengalami kenaikan.

Kondisi ini telah berlangsung sejak Selasa 24 Mei 2022 lalu.

Di mana sebagian besar jenis bumbu dapur mengalami kenaikan harga antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000.

Menurut Kasim, salah satu penjual bumbu dapur yang dijumpai wartawan di Pasar Ondong Siau, kenaikan harga dipicu kurangnya stok barang dari daerah asal.

"Persediaan barang di Manado kurang. Mungkin ini yang jadi penyebab sebagian besar bumbu dapur naik harga," beber Kasim kepada wartawan.

Kenaikan harga bumbu dapur ini juga dibenarkan Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Sitaro, Junaedy Sasela.

"Dari hasil pemantauan kami di lapangan, memang sejak awal pekan ini terjadi kenaikan harga bahan pokok, khususnya pada bumbu dapur," ujar Sasela.

Sejauh ini, lanjutnya, pihak Diseprindagnaker terus melakukan pemantauan guna memastikan ketersediaan barang untuk mencegah terjadi kenaikan harga yang lebih tinggi lagi.

"Kami juga terus berkomunikasi dengan pihak distributor yang biasanya menyuplai barang ke Sitaro. Mudah-mudahan harga bahan pokok ini tidak akan naik lagi," harap Sasela.

Adapun jenis bumbu dapur yang mengalami peningkatan antara lain Cabe Kriting dan Cabe dari sebelumnya Rp 60.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 66.000.

Tomat dari Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per kilogram naik menjadi Rp Rp 20.000 hingga Rp 25.000.

Begitu pula dengan Bawang Putih yang sebelumnya Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 50.000.

Bawang Merah kini dijual Rp Rp 55.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 50.000.

Jahe dari Rp 20.000 per kilo, naik jadi Rp 25.000 hingga Rp 30.000. (HER)

Head to Head Final Liga Champions Liverpool Vs Real Madrid, Los Blancos Punya Rekor Lebih Baik

Subsidi Minyak Goreng Akan Dicabut, Pedagang Warteg Protes: Tidak Habis Pikir, Pemerintah Kok Tega

Informasi Perubahan Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai Bank BUMN 2022


 
 
 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved