Berita Boltim

Lomba Membaca Alquran Antar SKPD Boltim, Bupati Sam Sachrul Mamonto Siapkan Hadiah Menarik

Pemerintah Kabupaten Boltim dalam waktu dekat akan melaksanakan lomba baca Alquran (mengaji) antar SKPD.

IST
Bupati Kabupaten Boltim Sam Sachrul Mamonto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Boltim dalam waktu dekat akan melaksanakan lomba baca Alquran (mengaji). 

Pesertanya adalah dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto dalam acara penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke VII tingkat Kabupaten, Sabtu 21/5/2022.

Bupati meminta panitia MTQ jangan dibubarkan. Karena kata bupati, mungkin minggu depan akan melaksanakan lomba mengaji antar SKPD.

"Jadi saya mohon susunan panitianya tetap, karena mulai minggu depan saya akan laksanakan itu.

Bagi siapa yang mendapat juara satu, dan kalau dilihat akhlaknya baik, dalam pekerjaan profesional, saya akan hadiahkan jabatan yang baik untuk dia," ujar bupati. 

Menurut bupati bukan hanya anak - anak yang wajib membaca alquran, semua muslim wajib. 

"Kita juga ini wajib, karena ini diwajibkan. Sebagai orang yang mengaku umat muslim diwajibkan baginya untuk membaca Alquran.

Dan untuk kabag kesra, nanti kita susun jadwalnya. Insya Allah minggu depan. Dan acara lombanya, nanti akan dilaksanakan malam hari setelah pulang kantor," ujar bupati.

Bupati mengatakan bagi siapa saja yang mendapat juara akan ada penghargaan. 

"Dan kalau yang mendapat juara, walaupun bukan pejabat, saya akan kasih pinjam kendaraan dinas pelat merah. Itu juga untuk merangsang, bahwa dalam membangun daerah ini, jangan hanya kita membangun pondasi, membangun gedung - gedung, membangun jalan. Tapi akhlak dan mental Aparatur Sipil Negara harus kita bangun juga," ujar bupati. 

Karena kata bupati ketika ASN bermental baik, akhlak yang baik, kemampuannya oke, maka Bolaang Mongondow Timur, itu akan menjadi daerah yang baik.

"Tapi sebaliknya, kalau mental dan akhlak mereka buruk, maka bisa menghancurkan daerah ini.

"Akan terjadi korupsi sana - sini, akan terjadi berbagai hal dilarang yang akan mereka lakukan. Maka kita akan laksanakan ini, gunanya untuk menjadi filter, agar mereka bisa tau apa yang bisa dilaksanakan, dan tidak bisa dilaksanakan," ujar bupati. (*)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved