Sosok Tokoh

Sosok Ista Nur Masyithah, Kader Muda NasDem yang Wakili Indonesia di Ajang Diplomat Sedunia di Dubai

Ista Nur Masyithah menjadi wakil Indonesia ke ajang ​Arab Youth International Model United Nations (MUN) di Dubai, Uni Emirat Arab akhir bulan ini.

Istimewa/Internet
Aktivis politik perempuan asal Kota Palu, Sulawesi Tengah, Ista Nur Masyitah terpilih mewakili Indonesia ke ajang AYIMUN di Dubai, Uni Emirat Arab, akhir Mei 2022. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini sosok Aktivis politik perempuan asal Kota Palu, Sulawesi Tengah, Ista Nur Masyitah.

Ista Nur Masyitah terpilih mewakili Indonesia ke ajang Arab Youth International Model United Nations (AYIMUN) di Dubai, Uni Emirat Arab, akhir Mei 2022.

Makalahnya tentang penanganan bencana gempa bumi tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi, dan Donggala menyisihkan 5.442 peserta seleksi dari seluruh dunia.

Baca juga: Jokowi Dukung Ganjar? Pengamat: Bisa Jadi Hanya Melakukan Basa-basi Politik

Ia merupakan Kader Muda Partai NasDem Kota Palu.

Ista Nur Masyithah menjadi wakil Indonesia ke ajang ​Arab Youth International Model United Nations (MUN) di Dubai, Uni Emirat Arab akhir bulan ini.

Ista terpilih dari 5.422 pelamar seluruh dunia usai menjalani seleksi ketat. 

Perempuan berusia 28 tahun itu merupakan penyintas Bencana Likuifaksi Petobo tahun 2018 lalu.

Makalah Ista yang berisi pengalamannya saat terjun bersama NasDem membantu penanganan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi, Donggala (Pasigala) mengantarkannya ke ajang yang diikuti 193 negara.

"Doa dan supportnya orang tua sangat berarti. Kita harus percaya diri dengan semua mimpi-mimpi kita. Bermimpilah setinggi langit, kerjakan tahapannya, bangun jalannya, laksanakan. Urusan berhasil atau tidak itu urusan yang di atas jadi harus selalu optimis," kata Ista dalam keterangannya, Senin (23/5/2022).

Ista hampir saja melewati proses pendaftaran ulang pasalnya email pemberitahuan yang dikirimkan panitia baru dibaca Ista pada seminggu kemudian. 

Ia baru membaca pemberitahuan tersebut pada tengah malam saat hendak melaksanakan shalat tahajud.

"Saya buka emailnya tengah malam semacam tidak percaya sekitar tiga jam saya pikir ini betul tidak saya lulus. Saya langsung menghubungi kaka Yahdi dan teman-teman yang lain ini betul kah saya lulus dari 5.422  orang yang kirim makalah internasional ini saya masuk satu diantaranya," ucapnya.

Wakil Ketua DPD NasDem Palu itu memang dikenal gigih bergerak untuk membantu masyarakat saat bencana likuifaksi lalu. 

Bahkan Ista sempat menjadi Relawan sekolah darurat Sukma Bangsa di Petobo bersama Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik DPP NasDem Ahmad Baidhowi AR.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved