Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan di Subang

Akhirnya Ada Fakta Baru Terungkap dari Pembunuhan Subang, Ini Soal Aktivitas Danu dan Kesaksian Mr X

Paling baru, ada seorang kerabat dekat korban yang memberikan kesaksian mengenai apa yang dia lihat di TKP bersama Danu.

Editor: Indry Panigoro
Kolasetribunmanado channel youtube heri susanto/tribun jabar
Danu saksi pembunuhan di Subang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan di Subang hingga kini belum ada kejelasan.

Siapa pelakunya belum juga terungkap.

Namun sosok Danu sampai sekarang masih jadi perbincangan.

Danu adalah salah satu saksi dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Nah inilah sejumlah fakta kasus pembunuhan Subang yang belum juga terungkap setelah hampir 10 bulan kejadian.

Paling baru, ada seorang kerabat dekat korban yang memberikan kesaksian mengenai apa yang dia lihat di TKP bersama Danu.

Melansir Tribun Jabar, berikut fakta-fakta yang berhasil dirangkum.

Danu (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Achmad Taufan. (Tribun Jabar)
Danu (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Achmad Taufan. (Tribun Jabar) ((Tribun Jabar))

1. Kesaksian Mr X

Mr x mengungkap kesaksian saat dirinya ikut menjaga TKP bersama Danu dan tiga saksi kasus Subang lainnya.

Mr X juga mengungkap sikap Danu selama menjaga TKP.

Sebagaimana diketahui sebelumnya hanya diketahui ada tiga saksi yang bersama Danu.

Di antaranya, Kosasih, Opik dan Wahyu.

Ternyata Mr X tersebut juga termasuk saksi yang bersama Danu dan ketiga saksi tersebut.

Awalnya, Mr X menjelaskan alasan dirinya ikut menjaga TKP bersama Danu.

Ia mengaku berada bersama Danu yang tengah menjaga TKP karena awalnya diminta rekannya tersebut.

Namun, ia menjelaskan awalnya ia datang ke Wa Lilis untuk melayat melihat pemakaman dua korban.

Hanya saja ia tak mengetahui bahwa pemakamannya berada di Jalan Cagak dan tidak di Ciseuti.

“Kirain saya makaminnya ada di Ciseuti, ternyata di Jalan Cagak, saya gak tahu kan,” ujar Mr X.

Karena hal tersebut akhirnya ia memutuskan bersama-sama dengan Danu, Kosasih, Opik dan Wahyu di SMA Jalan Cagak yang jaraknya tak jauh dari TKP.

Yoris
Yoris ((Tribun Jabar/Dwiki MV))

2. Ada perintah dari Yoris

Mr X menjelaskan Danu mengajaknya menjaga TKP karena diperintah Yoris.

Selama menjaga TKP, ia mengaku tidak ada hal-hal aneh yang dilakukan.

Ia hanya memantau TKP dan mengobrol simpatinya kepada kedua korban Tuti dan Amalia yang telah dikenalnya.

“Ngobrol tentang Amel, ibunya Amel, kasihan gitu, gak nyangka gitu,” ujarnya.

Mr X lalu menceritakan gelagat sikap Danu yang sibuk ke sana kemari.

“Tapi Danu saat itu gak bisa diam, pake motor A Yoris, ke sana ke mari, keluar,” ungkapnya.

Mr X mengungkapkan bersimpati kepada keluarga Yosef tersebut.

Ia meyakini Yosef dan Danu tak terlibat dalam kasus Subang.

Ia mengaku sudah lama mengenal sosok Yosef.

Seperti diketahui, Yosef merupakan pembina Yayasan Bina Prestasi Nasional di Subang.

Mr X mengaku Yosef berperan penting baginya karena telah memberinya pekerjaan menjadi staf yayasan.

Ia dipekerjakan sebagai bawahannya untuk merekrut para siswa untuk yayasan milik Yosef sejak 2018.

Selain itu, saksi Mr X juga pernah menjabat sebagai bendahara di yayasan.

Sosok Arigi, sketsa pembunuhan ibu dan anak di Subang dan Muhammad Ramdanu alias Danu.
Sosok Arigi, sketsa pembunuhan ibu dan anak di Subang dan Muhammad Ramdanu alias Danu. (Kolase Tribun Jabar.)

3. Danu diketahui mondar-mandir

Seorang saksi mengungkap gelagat Muhammad Ramdanu alias Danu sehari setelah kejadian pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu atau tanggal 19 Agustus 2022. 

Saksi yang pernah menjabat sebagai bendahara sekolah yang dikelola Yoris Raja Amanullah (anak Tuti) menyebut Danu kerap mondar-mandir sehari setelah kejadian. 

Diungkapkan Mr X, sebutan untuk saksi ini, sehari setelah kejadian atau di hari pemakaman Tuti dan Amel dia sengaja mendatangi rumah Wak Lilis, untuk ikut memakamkan almarhumah. 

Saat itu dia sudah datang sekitar pukul 06.30 WIB. 

"Saya kemauan sendiri, karena saya mau makamin almarhum ibu sama Amel," ungkap saksi Mr X dikutip dari tayangan Koin Seribu 77, Jumat (20/5/2022). 

Saat di rumah Wak Lilis itu lah, saksi diminta Danu ke TKP rumah Tuti dan Amel.

Saat itu, saksi sempat  menanyakan ke Danu itu perintah siapa. 

Danu pun menyebut jika itu perintah Yoris

"Kata siapa Nu?, kata Aa' Yoris, kata Danu.

Langsung saya ke TKP," ujar Mr X. 

Saat itu Mr X ini menganggap jika jenazah korban akan dimakamkan di Ciseuti. 

Namun, setelah ditunggu di TKP, ternyata Tuti dan Amel justru dimakamkan di Jalancagak. 

Karena sudah telanjur berada di TKP, saksi pun bergabung dengan saksi lain yakni Wahyu, Danu, Opik dan Kosasih. 

Mereka bergerombol di depan SMA 1 Jalancagak yang lokasinya berada di depan TKP. 

"Lalu, Danu ambil motor aa' yoris di sekolah (SMA 1 Jalancagak)
Di depan rumah TKP," ujar Mr X. 

Kenapa motor Yoris bisa ada di depan TKP? Menurut Mr X, saat kejadian atau sehari sebelumnya, motor Yoris memang ditaruh di depan TKP. 

Mr X juga mengungkapkan gelagat Danu yang saat itu tidak bisa diam. 

"Danu tidak bisa diam, bawa motor A' Yoris kesana kemari keluar," katanya. 

Hanya saja saksi ini tidak mengungkapkan urusan apa yang membuat Danu harus kesana kemari menggunakan motor Yoris

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id 

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved