Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 07.00 WIB, 2 Orang Tewas, Korban Ditabrak Avanza Lalu Tertabrak Karimun
Terjadi kecelakaan maut di Jalinsum Desa Sukabanjar, Sidomulyo Lampung Selatan pada Senin pagi.
TRIBUNMANADO.CO.ID – Terjadi kecelakaan maut di Jalinsum Desa Sukabanjar, Sidomulyo Lampung Selatan pada Senin pagi.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan.
Akibat kecelakaan tersebut dua orang meninggal dunia.
Baca juga: Arti Mimpi Melihat Banteng, Ternyata Bisa Jadi Pertanda Baik dan Buruk, Cek Tafsirannya
Baca juga: Sosok Elin Pengamen Badut Berwajah Cantik Sedang Viral, Banyak Tolak Tawaran Adopsi
Baca juga: Kata-kata Bupati Sam Sachrul Mamonto pada Apel Perdana ASN Boltim: Laksanakan Tugas dengan Baik
Foto : Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Suka Banjar, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, yang melibatian minibus Toyota Avanza warna hitam BE 1046 BI dengan Suzuki Karimun BE 1692 YG, dan motor Yamaha Fino B 3102 FRH, pada Senin (9/5/2022), sekira pukul 07.00 wib. (tribunlampung/dominius desmantri)
Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalinsum Desa Sukabanjar, Sidomulyo Lampung Selatan pada Senin (9/5/2022) pagi sekira pukul 07.00 wib.
Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan. Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni mobil Toyota Avanza dan Suzuki Karimun, serta kendaraan roda dua Yamaha fino.
Dalam peristiwa kecelakaan tersebut, dua orang korban meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yolandra menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut. Menurutnya, kecelakaan tersebut diduga karena mobil Avanza yang dikemudikan Dewa Ketut Irawan (18) berjalan dengan kecepatan tinggi.
"Mobil tersebut berjalan beriringgan di belakang kendaraan sepeda motor Yamaha Fino. Kedua kendaraan sama-sama berjalan dari arah Bandar Lampung menuju Bakauheni," jelas dia.
Sesampainya di tempat kejadian yakni KM 39+40 Desa Suka Banjar, Kecamatan Sidomulyo, kendaraan Avanza kurang memperhatikan motor Yamaha Fino yang hendak masuk gang sebelah kanan jalan.
Sehingga mobil Avanza menabrak bagian depan sebelah kanan kendaraan sepeda motor Yamaha Fino.
Hal tersebut mengakibatkan pengendara dan seorang yang dibonceng terjatuh di aspal jalan berikut dengan sepeda motornnya.
Lalu tiba-tiba datang dari arah belakang kendaraan minibus Suzuki Karimun yang dikemudikan Firdaus Adam (32) dari arah Bandar Lampung menuju Bakauheni.
"Karena jarak sudah dekat, kendaraan minibus Suzuki Karimun tidak dapat menghindar. Lalu manabrak kedua penumpang sepeda motor Yamaha Fino," jelasnya.
Jonnifer mengatakan akibat kejadian kecelakaan tersebut dua orang meninggal dunia dan satu orang luka berat. Untuk diketahui, motor Yamaha Fino ini dikendarai tiga orang.
Korban meninggal dunia adalah penumpang motor Yamaha Fino bernama Arunah (57), warga Desa Suka Banjar, Kecamatan Sidomulyo. Ia mengalami luka di bagian kepala.
Selanjutnya, korban meninggal kedua yakni penumpang motor atas nama Junaidah (52), warga Desa Suka Banjar Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.
Keduanya sempat dibawa ke Puskesmas Sidomulyo, namun nyawanya tak selamat.
Sementara pengemudi motor Yamaha Fino, Jaya (18), mengalami luka berat. Ia dirawat di Puskesmas Sidomulyo.
Foto : Ilustrasi kecelakaan maut. (istimewa)
Angka Kecelakaan Selama Mudik
Ditlantas Polda Lampung menuturkan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) pada arus mudik-balik Lebaran Idul Fitri 2022 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka lakalantas yang terjadi di wilayah hukum Polda Lampung pada tahun ini tercatat ada 61 kasus kecelakaan.
Jumlah tersebut turun signifikan dibandingkan periode yang sama di tahun 2021, yang mencapai angka 98 kecelakaan.
Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, dari 61 kecelakaan menyebabkan 23 korban meninggal dunia.
"Rata rata kecelakaan yang terjadi pada tahun ini (arus mudik - balik lebaran) di jalan arteri," kata Romdhon, Minggu (8/5/2022).
Romdhon menjelaskan, tingkat kecelakaan mengalami penurunan meskipun tahun ini mulai diperbolehkan mudik.
Tahun lalu, lanjut Romdhon kecelakaan lalulintas cukup tinggi meskipun adanya larangan dari pemerintah untuk mudik lebaran.
Romdhon mengakui artinya para pelaku mudik sudah taat terhadap peraturan berlalulintas.
"Utamakan keselamatan saat berkendara, selamat selama diperjalanan dan aman sampai tujuan," kata Romdhon.
Kendati demikian, pihaknya tetap menghimbau masyarakat khususnya pemudik ke kota asal agar tetap mentaati peraturan berlalulintas.
Para pemudik tetap diminta agar selalu berhati-hati dalam perjalanan dan mengikuti semua peraturan yang ada.
"Jangan ngebut atau memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, tidak harus saling mendahului. Penting juga istirahat sejenak melepas lelah dan sabar dalam antrean," kata Romdhon.
Romdhon menambahkan, pemerintah telah menyediakan dua pelabuhan alternatif yang dapat digunakan untuk pemudik saat arus balik.
Yakni Pelabuhan Pelabuhan Panjang menyiapkan tiga kapal dan Pelabuhan BBJ terdapat empat kapal dengan kapasitas 120 kendaraan.
Menurut Romdhon dua pelabuhan alternatif tersebut dapat digunakan untuk mengurangi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni.
"Pada arus balik ini mereka sudah bisa menggunakan dermaga alternatif untuk menyebrang ke Pelabuhan Merak," kata Romdhon.
Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id