Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Perkelahian

Berkelahi dengan Adik Kandung, Pria Ini Tewas Mengenaskan Ditemukan di Perkebunan Kelapa Sawit

Perkelahian kakak beradik berujung maut di Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
ilustrasi tewas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perkelahian kakak beradik berujung maut di Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Diketahui korban tewas ditemukan di perkebunan kelapa sawit.

Motir perkelahian kakak beradik ini masih diselidiki.

Baca juga: Wisata Snorkeling Desa Sondana Bolsel Dipenuhi Warga Luar Daerah dan Tempatnya Bisa di Sewakan

Baca juga: Dua Lokasi Wisata Favorit di Kota Tomohon, Cocok Untuk Liburan

Baca juga: Lima Mobil Sampah Diterjunkan, Bantu Angkut Puing Sisa Kebakaran di Pasar Girian Kota Bitung

Seorang pria tewas diduga dihabisi oleh adik kandungnya.

Keduanya sempat terlibat perkelahian.

Namun, belum diketahui motif dari peristiwa tersebut.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Warga Dusun III, Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara dihebohkan dengan kematian EZT (35) yang diduga tewas bersimbah darah di tangan adik kandungnya.

EZT ditemukan tewas di perkebunan kelapa sawit miliknya Kamis (5/5/2022) sore sekitar pukul 15:30 WIB.

Kapolsek Talun Kenas, AKP Hendra NS Tambunan mengatakan EZT tewas setelah berkelahi dengan adik kandungnya bernama Salmon Tarigan di kebun sawit.

Saat ditemukan, wajah korban bagian depan mengalami luka bacok benda tajam, kepala bagian belakang mengalami luka bacok benda tajam dan tangan sebelah kiri mengalami luka bacok benda tajam serta telapak tangan sebelah kiri nyaris putus.

"Pelaku diduga adik kandung korban atas nama Salmon Tarigan," katanya, Jumat (6/5/2022).

Kapolsek Talun Kenas, AKP Hendra NS Tambunan menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh saksi saat bekerja menimbang buah sawit milik korban.

Di lokasi, saksi melihat abang beradik itu sedang berkelahi hebat.

Kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa Talapeta dan meminta bantuan warga untuk melerai perkelahian tersebut.

Setibanya di lokasi, korban ternyata sudah tewas bersimbah darah mengalami luka serius akibat dibacok.

Sampai saat ini polisi belum menjelaskan motif pertikaian abang beradik tersebut. Polisi masih menyelidiki kasus ini.

"Proses penyelidikan," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: TribunMedan.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved