Berita Bolmong

Bupati Yasti Mokoagow Rayakan Idul Fitri 1443 Hijriah Bareng Wabup dan Kapolres Bolmong

Bupati Bolmong Yasti Mokoagow menggelar open house Idul Fitri 1443 Hijiriah di D'Talaga Restoran, Kota Kotamobagu, Rabu 4 Mei 2022.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Handhika Dawangi
Foto Istimewa/Diskominfo Bolmong.
Bupati Bolmong Yasti Mokoagow bersama Wabup Yanny Ronny Tuuk, dan Kapolres Bolmong AKBP Nova Surentu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Bolmong Yasti Mokoagow menggelar open house Idul Fitri 1443 Hijiriah di D'Talaga Restoran, Kota Kotamobagu, Rabu 4 Mei 2022.

Pada open house ini, Bupati Yasti Mokoagow nampak merayakan Idul Fitri bersama Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk dan Kapolres Bolmong AKBP Nova Surentu.

Idul Fitri 1443 Hijriah ini merupakan momentum idul Fitri terakhir Yasti Mokoagow sebagai Bupati Bolmong.

Pasalnya, Yasti dan Yanny akan mengakhiri masa jabatan mereka pada 22 Mei 2022 nanti.

Dua pemimpin Bolmong yang berbeda kepercayaan itu memang menjadi contoh kuatnya toleransi di Kabupaten Bolmong.

Yah, Yasti Mokoagow adalah seorang muslim yang taat.

Sedangkan Yanny Ronny Tuuk adalah seorang penatua di Gereja Masehi Injili dk Bolaang Mongondow (GMIBM).

Di momentum Idul Fitri maupun Natal, keduanya selalu tampil kompak dan menjadi contoh bagi toleransi di Bolmong dan Sulut.

Selain Yanny Ronny Tuuk, ada juga Kapolres Bolmong AKBP Nova Surentu yang adalah seorang Nasrani.

Meski demikian, pada saat momentum Idul Fitri 1443 ketiganya tetap kompak saat hadir di open house Bupati Bolmong Yasti Mokoagow.

Yasti Mokoagow memang sering menyuarakan tentang toleransi di Sulut dan Bolmong.

Ia bahkan mengajak umat Kristiani untuk sama-sama saling berkunjung pada momentum Idul Fitri kali ini.

"Bolmong indah karena toleransinya, mari kita jaga hal ini," ujarnya.

Top eksekutif di Bolmong ini mengaku jika sudah puluhan tahun masyarakat di Bolmong hidup berdampingan meski berbeda keyakinan.

Bahkan, Yasti Mokoagow mengatakan jika tak pernah ada sekalipun masalah tentang perbedaan keyakinan di Bolmong.

Untuk itulah, Yasti mengatakan jika kebersamaan ini harus tetap dipupuk dan dijaga.

"Karena kalau kita hidup dalam bingkai NKRI, maka kita semua tak akan terpecah belah," tandasnya. (Nie)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved