Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini Sabtu 30 April 2022, BMKG: Sebanyak 28 Wilayah Waspada Alami Cuaca Ekstrem
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang dipicu oleh terjadinya cuaca ekstrem.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di sejumlah wilayah Indonesia.
Berdasarkan ramalan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG melalui laman web.meteo.bmkg.go.id, pada Sabtu (30/4/2022) diprediksi ada 23 wilayah yang akan diguyur hujan lebat disertai angin kencang dan petir.
Ada sejumlah wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.
Baca juga: 10 Pemain yang Terancam Tinggalkan Chelsea, Dampak Pembekuan Aset Abramovic, Rudiger Ke Real Madrid
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di 28 wilayah untuk Sabtu (30/4/2022).
Kemudian lima wilayah lainnya diprediksi akan diguyur hujan yang dapat disertai angin kencang dan petir.
BMKG pun sudah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di 28 wilayah tersebut.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang dipicu oleh terjadinya cuaca ekstrem.
Menurut BMKG, potensi cuaca ekstrem di 28 wilayah pada esok hari ini dipicu oleh kemunculan bibit Siklon Tropis 98S di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah-Jawa Timur yang menginduksi low level jet di Samudra Hindia selatan Bali-Jawa Barat.
Sistem ini juga membentuk daerah konvergensi yang terpantau memanjang di Samudra Hindia selatan Bali-Jawa Barat.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet maupun konvergensi tersebut.
Bibit Siklon Tropis 98W juga terdeteksi di Laut Cina Selatan yang menginduksi low level jet serta daerah konvergensi yang terpantau memanjang di Laut Cina Selatan sebelah timur Vietnam.
Selain itu, sirkulasi siklonik juga terpantau di Laut Jawa bagian barat. Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang di Kep.Bangka-Belitung, di Laut Jawa, di Jawa Barat, di Jawa Timur, di Selat Makassar, di Sulawesi Tengah, di perairan Sorong, di Papua Barat dan di Papua.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Baca juga: 10 Pemain yang Terancam Tinggalkan Chelsea, Dampak Pembekuan Aset Abramovic, Rudiger Ke Real Madrid
Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang: