RHK Sabtu 30 April 2022
BACAAN ALKITAB 1 Tesalonika 1:10 - Kedatangan Yesus Kembali
Yesus adalah 100 persen manusia dan 100 persen Tuhan. Sebagai manusia Dia lahir, besar, menderita sengsara, mati disalib.
1 Tesalonika 1:10
TRIBUNMANADO.CO.ID - Yesus adalah 100 persen manusia dan 100 persen Tuhan. Sebagai manusia Dia lahir, besar, menderita sengsara, mati disalib. Sedangkan sebagai Tuhan, Dia bangkit dari antara orang mati pada hari ke tiga, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa, menjadi Raja di atas segala raja, yang tahta kesucian dan kekuasaan-Nya tiada terbatas dan tiada akhirnya, serta akan datang kembali menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
Baca juga: Respon Hotman Paris Dituduh Eks Asprinya Lakukan Pelecehan: Awalnya Minta Dipromosikan Jadi Artis
Karena itu, ketika umat manusia percaya kepada-Nya akan mendapatkan kepastian hidup dan keselamatan sempurna yang sifatnya kekal. Mengapa? Karena Yesus adalah benar-benar Tuhan, yang akan datang kembali dalam kemuliaan-Nya, sebagai Yang Maha Kuasa. Dia akan menyelamatkan semua orang yang percaya pada-Nya dan melakukan segala firman-Nya dengan baik dan benar.
Yah, Yesus Kristus Tuhan kita akan datang dari sorga untuk menyelamatkan umat yang percaya dan setia serta taat pada-Nya. Namun, Dia juga datang untuk menghakimi dan menghukum mereka yang jahat dan melawan kehendak-Nya. Penghakiman-Nya adalah penghakiman yang sempurna dan amat sangat maha adil.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang." (ay 9)
Kedatangan-Nya kembali itu adalah masa Parousia. Masa Parousia merujuk pada manifestasi Kristus yang dinanti-nantikan umat-Nya, termasuk jemaat Tesalonika, sebagaimana yang disebutkan oleh rasul Paulus. Parousia merupakan pernyataan atau janji yang pasti dan final tentang datang atau hadirnya Sang Raja Kemuliaan.
Itulah Yesus Kristus, Tuhan kita yang kedatangan-Nya kembali dinanti-nantikan oleh dunia, bukan hanya jemaat Tesalonika, tapi kita umat-Nya yang hidup dan melayani Dia dalam kekinian. Sebab, kita adalah umat pilihan dan kesayangan-Nya, ketika kita menjadi percaya pada-Nya, dan mengikuti serta melakukan kehendak-Nya.
Parousia adalah kepastian. Itulah sebabnya kehidupan orang Kristen adalah kepastian. Bahkan senantiasa berkemenangan. Mengapa? Karena kita memiliki Tuhan yang hidup, bangkit, berkuasa dan amat sangat mahakuasa, tetapi amat sangat mahakasih bagi umat yang setia pada-Nya. Tapi pasti menghukum yang jahat sesuai kejahatannya sesuai keadilan-Nya yang sempurna.
Itulah sebabnya sebagai orang Kristen kita menjadi manusia yang paling bahagia. Sebab Yesus telah menanggung dosa kita di atas Kayu Salib dan menyelamatkan kita dari hukuman kekal. Sebaliknya, hidup kita di bumi diberkati-Nya dengan heran, dan kehidupan kekal kita dijamin selamat sentosa selamanya bersama Dia di sorga mulia.
Jadi bagi kita, Salib adalah lambang kehidupan dan kemenangan. Sebab kematian-Nya hanya sementara, cuma 3 hari. Tapi Dia hidup dan berkuasa selama-lamanya. Itulah jaminan kekal kehidupan kita yang percaya pada-Nya.
Karena itu, janganlah sia-siakan kasih karunia Allah bagi kita. Kita harus syukuri dengan terus hidup setia dan taat pada-Nya
Sebagai keluarga dan umat Krisren yang juga hamba Kristus, pertetapkan hati dalam mengikut Yesus. Layanilah Dia lebih sungguh lagi. Hiduplah setia dan taat pada-Nya. Jangan takut dengan apapun. Takutlah hanya pada-Nya.
Ketahuilah, jika kita konsisten setia dan taat pada firman-Nya, siap sedia melayani Dia dalam susah dan senang, kita akan menerima mahkota kehidupan kekal. Di bumi kita hidup berkemenangan, dalam kekekalan kita pasti menikmati keselamatan dan kebahagiaan sempurna bersama Dia di sorga mulia, ketika Dia datang kembali menjemput kita bersama-Nya. Amin
DOA: Tuhan Yesus, perlengkapilah hidup kami agar selalu hidup setia dan taat pada-Mu, sehingga ketika tiba waktu Parousia, kami bahagia bersama-Mu di sorga mulia. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-bacaan-alkitab-kamis-1-juli-2021.jpg)