Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Digital Activity

Isu Presiden Tiga Periode, Ini Tanggapan Pengamat Politik Sulut

Soal wacana tiga periode, Pengamat Politik Sulut Dr Johny Lengkong mengatakan dalam kacamata politik, tidak ada yang tidak mungkin. 

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado
Podcast Tribunmanado.co.id, Rabu (27/4/2022). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Wacara presiden tiga periode tengah menjadi isu yang sedang hangat-hangatnya dibahas. 

Apakah ini mungkin atau justri sekedar isu yang berhembus? 

Terkait hal ini, Pengamat Politik Sulut Dr Johny Lengkong mengatakan dalam kacamata politik, tidak ada yang tidak mungkin. 

Apalagi soal adanya isu presiden tiga periode atau memperpanjang masa jabatan presiden. 

Menurutnya, hal itu sah sah saja, tinggal bagaimana kita memandang hal ini dalam ranah konstitusional atau Inkonstitusional.

"Tentu kita sebagai warga negara yang sementara mengejar kedewasaan dalam berpolitik kita harus mengesampingkan yang Inkonstitusional. 

Nah dasarnya adalah undang-undang dasar kita, walaupun itu bisa diamandemen," jelas Lengkong saat mengikuti Podcast Tribunmanado.co.id, Rabu (27/4/2022)

Menurutnya, wacana yang mengemuka soal presiden menjadi tiga periode itu digagas oleh mereka yang memiliki pengaruh besar dalam politik.

Sebut saja, ketua partai, tokoh politik, dan diantarannya para menteri-menteri. Kalau bagi mereka yang kurang memiliki pengaruh secara politik itu tidak akan mampu.

"Artinya mereka ini memiliki akses politik, jejaring dan power untuk mewacanakan presiden tiga periode dan punya power untuk mengubah amandemen tersebut," beber Lengkong. 

Sementara itu, Pengamat Politik Taufik Tumbelaka yang juga Dosen Politik di Universitas Sam Ratulangi mengatakan wacana presiden tiga periode ini perlu dilihat dengan cermat. 

Menurutnya, cara berpikir Publik berbeda dengan para elit pemerintahan dan politik.

Akibatnya terjadi diskursus kepada publik soal wacana tersebut, namun momentumnya yang tidak tepat. 

Disatu sisi, kata dia, wacana ini dimainkan oleh para elit kabinet, di mana beberapa di antara mereka memiliki kepentingan dengan partai-partai Politik tertentu soal 'menyukseskan' Presiden tiga periode ini.

"Nah, disinilah adanya kecurigaan kepentingan Politik soal wacana presiden tiga periode, bukan kemurnian untuk kebaikan bangsa dan negara," terang Tumbelaka. (Mjr)

Jadwal, Klasemen dan Top Skor Liga Spanyol, Real Madrid Siapkan Malam Perayaan Juara di Bernabeu

Menjelang Lebaran Dinas Pangan Boltim Tinjau Ketersediaan Bahan Pokok

Faceliff Auto Club Bagikan Sembako dan Gelar Bukber Bareng Umat Muslim di Desa Bombanon Bolmong

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved