Kasus Bupati Bogor Ade Yasin

Detik-detik Bupati Bogor Ade Yasin Ditangkap KPK, Tim OTT Dibagi Dua, Satu per Satu Ciduk Tersangka

Kronologi penangkapan Bupati Bogor Ade Yasin oleh KPK. Kena OTT bersama 11 orang lainnya.

Editor: Frandi Piring
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Bupati Bogor Ade Yasin Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol Saat Konferensi Pers KPK, Bantah Suap BPK. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya KPK menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021.

Politikus PPP itu ditangkap KPK bersama 11 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan pada Selasa (26/4/2022) di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, penangkapan Bupati Bogor itu adalah tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait dugaan adanya pemberian uang dari Ade melalui orang kepercayaannya kepada anggota tim audit BPK Perwakilan Jawa Barat.

Firli mengatakan, awalnya tim KPK menuju ke salah satu hotel di Bogor. Namun penerima uang pulang ke Bandung, Jawa Barat.

Tim KPK pun dibagi dua. Salah satunya bergerak ke Bandung untuk mengamankan para pegawai BPK perwakilan Jawa Barat serta menyita uang yang dibawa.

Saat diamankan pada Selasa malam, empat pegawai BPK perwakilan Jawa Barat sedang berada di rumahnya masing-masing di Bandung.

Secara pararel dengan penangkapan di Bandung, tim KPK juga mengamankan Bupati Bogor Ade Yasin di rumahnya pada Rabu (27/4/2022) pagi.

Selain Ade Yasin, KPK juga mengamankan pejabat dan ASN Pemkan Bogor di rumahnya masing-masing yakni di wilayah Cibinong.

Dari operasi tangkap tangan tersebut, KPK mengamankan barang bukti uang Rp 1,024 miliar yang terdiri dari Rp 570 juta uang tunai dan uang dalam rekening bank sekitar Rp 454 juta.

Dalam kasus tersebut, KPK menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021.

Sebagai pemberi:

Ade Yasin (AY), Bupati Bogor periode 2018-2023.

Maulana Adam (MA), Sekdis Dinas PUPR Kab. Bogor.

Ihsan Ayatullah (IA), Kasubid Kas Daerah BPKAD Kab. Bogor.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved