Gunung Anak Krakatau

Status Gunung Anak Krakatau Meningkat, Daerah Ini Diminta untuk Waspada Potensi Tsunami

Salah satu gunung aktif di Selat Sunda kini berstatus siaga. Diketahui Status Gunung Anak Krakatau kini meningkat.

Editor: Glendi Manengal
Kompas.com
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga Leve III 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu gunung aktif di Selat Sunda kini berstatus siaga.

Diketahui Status Gunung Anak Krakatau kini meningkat.

Terkait hal tersebut beberapa daerah pun diminta untuk waspada.

Baca juga: Hasil Manchester City vs Real Madrid, Los Blancos Kalah, 7 Gol Tercipta di Semifinal Liga Champions

Baca juga: Cuti Bersama ASN Ditetapkan Presiden Jokowi Mulai Jumat Pekan Ini Libur Panjang

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 03.30 WIB, Satu Orang Tewas Setelah 2 Motor Kawasaki Bertabrakan

Status Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda saat ini berada di level 3 atau siaga.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat waspada terhadap ancaman tsunami.

Hal ini disampaikan langsung Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati saat konferensi pers pada Senin (25/4) malam.

Ia mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi gelombang tinggi atau tsunami, terutama di malam hari.

"Dengan meningkatnya level aktivitas Gunung Anak Krakatau dari level 2 menjadi level 3, masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi atau tsunami, terutama di malam hari," kata Dwikorita dalam konferensi pers virtual di akun YouTube Info BMKG, Senin (25/4/2022) malam.

Hal ini mengingat bahwa secara historis letusan Gunung Anak Krakatau pernah menimbulkan tsunami beberapa kali.

Oleh karena itu, potensi terjadinya tsunami bisa saja terjadi lagi.

Dwikorita lantas menjelaskan mengapa potensi tsunami perlu diwaspadai saat malam hari.

Menurutnya, masyarakat sulit melihat secara visual adanya gelombang tinggi saat hari mulai gelap.

Selain itu, pada malam hari pemantauan berbagai kemungkinan dari arah laut tidak dapat dilakukan lantaran tidak terlihat jelas.

Dikutip dari Tribunnews.com, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memonitor potensi dampak erupsi gunung aktif yang saat ini berlangsung.

Halaman
12
Sumber: Tribun banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved