Kasus Pencurian

HP Dicuri, Perwira TNI Ini Maafkan Pelaku Setelah Mengetahui Alasan Melakukan Aksi Nekat

Terkait hal tersebut korban yang adalah Letkol Inf Nur Wahyudi pun memaafkan pelaku setelah tahu alasannya lakukan pencurian itu.

Editor: Glendi Manengal
via Tribuncirebon.com
Sosok Letkol Inf Nur Wahyudi yang memafaakan pencuri Hpnya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi pencurian yang korbannya adalah seorang perwira TNI.

Diketahui pelaku yang adalah buruh serabutan ditangkap karena lakukan aksi pencurian.

Terkait hal tersebut korban yang adalah Letkol Inf Nur Wahyudi pun memaafkan pelaku setelah tahu alasannya lakukan pencurian itu.

Baca juga: Cuti Bersama ASN Ditetapkan Presiden Jokowi Mulai Jumat Pekan Ini Libur Panjang

Baca juga: Status Gunung Anak Krakatau Meningkat, Daerah Ini Diminta untuk Waspada Potensi Tsunami

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 03.30 WIB, Satu Orang Tewas Setelah 2 Motor Kawasaki Bertabrakan

Maman Maulani alias Deko seorang buruh serabutan di Kabupaten Lebak,Banten sempat terancam harus mendekam di balik jeruji saat Idul Fitri mendatang.

Namun, Maman masih beruntung karena seorang Prajurit TNI berpangkat Letkol Inf yang tengah bertugas di Lebak, Banten lebih mengutamakan sisi kemanusian dibanding hukum.

Sebagai informasi, Maman dengan nekat mencuri handphone (HP) milik Dandim/0603 Lebak, Letkol Inf Nur Wahyudi.

Kejadian tersebut berlangsung pada (9/4/2022) lalu, ketika ia tengah mengantar rekannya melakukan visum di RSUD Adidarma Rangkasbitung Desa Muara Ciujung Barat. Di waktu yang sama, sang Dandim tengah menemani anaknya yang tengah di rawat.

Diduga kelelahan, Dandim Nur Wahyudi tertidur. Sebelum tidur, ia sempat mengisi daya HP miliknya.

Pada waktu itu, Maman yang tengah mengantar rekannya, melihat pemandangan tersebut.

Saat itu, Maman tengah membutukan uang untuk biaya kelahiran istrinya. Meski tak ada niat dari awal, namun ia melihat kesempatan tersebut, Maman memutuskan untuk mengambul HP sang Dandim untuk ia jual nantinya.

Saat terbangun, Dandim menyadari bahwa Hp nya hilang, ia melaporkan kepada pihak yang berwenang.

Tak butuh waktu yang lama, petugas berhasil mengamankan Maman.

Buruh serabutan tersebut dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dan berkas perkaranya pun dilimpahkan.

Pada saat itu, Sang Dandim mengetahui alasan Maman melakukan aksi nekat nya, sang Dandim pun luluh.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved