Apa Itu

Apa Itu Ambergris? Muntahan Paus yang Harganya Capai Miliaran Rupiah, Bahan Pembuat Parfum

Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya harga ambergris adalah keberadaannya yang sulit ditemukan.

(MSN)
Surachet Chanchu, pemulung pantai sedang memegang bongkahan ambergis di rumahnya di Thailand. Apa Itu Ambergris? Muntahan Paus yang Harganya Capai Miliaran Rupiah, Bahan Pembuat Parfum 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Apa Itu Ambergris?

Ambergris atau yang juga disebut muntahan paus adalah benda yang memiliki sifat seperti lilin dan memiliki harga yang sangat mahal di pasaran hususnya di negara-negara teluk.

Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya harga ambergris adalah keberadaannya yang sulit ditemukan.

Baca juga: Jelang Bentrok Manchester City, David Alaba Ingin Lihat Pep Guardiola Frustrasi Hadapi Real Madrid

Ambergris atau muntahan paus seberat 30 kilogram yang ditemukan nelayan Thailand. Nilainya mencapai Rp 19 miliar
Ambergris atau muntahan paus seberat 30 kilogram yang ditemukan nelayan Thailand. Nilainya mencapai Rp 19 miliar (ViralPress via The Sun)

Ambergris berasal dari usus atau sistem pencernaan paus sperma yang dikeluarkan melalui mulutnya.

Harga Ambergris

Dikutip dari CNN, pada 2012, seorang anak sekolah Inggris berusia 8 tahun menemukan seberat 600 gram di pasir yang bernilai sekitar 63.000 dollar AS (sekitar Rp 900 juta).

Ambergris yang bagus dan berkualitas tinggi bernilai ribuan dolar per kilogram. 

Ambergris terbentuk dari bagian hewan yang keras, seperti paruh cumi-cumi dan zat cairan empedu yang mengikatnya.

Lama-kelamaan campuran untuk itu terus terbentuk di dalam pencernaan paus selama bertahun-tahun sebelum dikeluarkan.

Ada ilmuwan yang berpendapat bahwa ambergris di perut paus bisa membuat usus besar paus terus membesar lima kali lipat dan menyebabkan kematian.

Penemuan ambergris

Baru-baru ini seorang nelayan, Narong Phetcharaj, menemukan muntahan paus langka di pantai Thailand.

Muntahan paus seberat 30 kilogram itu nilainya mencapai lebih dari 1 juta poundsterling atau sekitar Rp 19 miliar. 

Dikutip The Sun (6/10/2021), kepastian bahwa bongkahan tersebut adalah benar muntahan paus didapat setelah nelayan tersebut membawanya ke para ahli di Universitas Prince of Songkla, yang mengidentifikasinya sebagai ambergris.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved