Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

94 Personel Gabungan Bakal Terlibat di Operasi Ketupat Samrat 2022

Operasi dimulai tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022 mendatang melibatkan unsur dari TNI Polri, Dinas atau instansi Pemerintah, Pramuka dan Ormas.

Tayang:
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Apel gelar pasukan Operasi Samrat 2022, di mapolres Bitung. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – Sebanyak 94 personel gabungan terlibat dalam Operasi Ketupat Samrat 2022, yang berlangsung selama 12 hari.

Operasi dimulai tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022 mendatang melibatkan unsur dari TNI Polri, Dinas atau instansi Pemerintah, Pramuka dan Ormas.

“Nanti personel gabungan ini akan diploting dan fokus pengamanan meliputi masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara,” kata Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma Irawan, Jumat (22/4/2022).

Guna mematangkan Operasi Ketupat Samrat 2022 tersebut, pihaknya telah menggelar Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Bitung.

Kapolres menjelaskan, kekuatan personel gabungan tersebut nantinya akan ditempatkan pada Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, Pos Terpadu. 

Untuk wilayah Kota Bitung terdapat satu Pos Pengamanan yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), tiga Pos Pelayanan yang berlokasi di Terminal Bus Tangkoko, Pasar Girian, Pusat Kota Bitung.

Sedangkan untuk satu Pos Terpadu berlokasi di Terminal Penumpang Pelabuhan Samudera Bitung.

Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Samrat-2022 yang berlangsung di lapangan apel Mapolres Bitung, Jumat (22/4/2022).

Dipimpin oleh Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S Irawan, dihadiri oleh Forkopimda Kota Bitung atau yang mewakili beserta para pimpinan instansi terkait.

Apel gelar pasukan tersebut ditandai dengan penyematan pita tanda operasi oleh Kapolres Bitung kepada perwakilan personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan serta Sat Pol PP.

Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Kapolres Bitung, Apel ini sebagai wujud sinergi Polri dengan instansi terkait.

Serta menindak lanjuti kebijakan Pemerintah untuk menjamin masyarakat aman dan sehat selama melakukan perjalanan mudik dalam perayaan Idul Fitri 1443 H.  

"Berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas atau perjalanan selama lebaran,” ujar Kapolres Bitung.

Sambung Kapolres Bitung membacakan amanat Kapolri, pandemi belum sepenuhnya berakhir, untuk itu seluruh pihak harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.

Dan sangat rawan terhadap terjadinya penyebaran Covid-19 menjelang, pada saat, dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H.

Sehingga diperlukan langkah-langkah sinergi dengan seluruh stakeholder terkait agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri 1443 H.

Kapolri dalam amanat nya menekankan beberapa hal untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat-2022.

"Di antaranya deteksi dini terhadap dinamika dan fenomena yang berkembang, pengamanan harus dilakukan secara profesional dan humanis.

Serta mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat untuk menyatukan visi dan tujuan demi keberhasilan pelaksanaan operasi,” tutur Kapolres Bitung saat membacakan amanat. (crz)

Kapendam Cenderawasih Murka: Gerombolan Teroris Biadab, Marinir TNI Gugur Ditembak KKB Papua

Polres Kotamobagu Siap Amankan Idul Fitri 1442 Hijriah

Gempa Guncang Jawa Barat Sabtu 23 April 2022, Baru Saja Terjadi di Darat, Berikut Info BMKG


 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved