Berita Sulut

Potret Kesetaraan Gender Sulut, Perempuan Jabat Kadishub, Pria Jabat Kadis DP3A

Seorang wanita bisa saja memegang posisi yang umumnya dilakoni pria. Contoh dinas perhubungan.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Tribun Manado
Jembatan Soekarno di kota Manado Sulawesi utara 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kesetaraan gender sudah lama selesai di Sulut.

Dalam skop pemerintahan, posisi pejabat diperebutkan oleh pria dan wanita. Pertarungan mereka fair. Murni berdasarkan kemampuan. Tak ada pertimbangan gender.

Seorang wanita bisa saja memegang posisi yang umumnya dilakoni pria. Contoh dinas perhubungan. 

Nah pria pun kerap memegang jabatan yang biasanya dijabat wanita.

Contohnya di Minut. Kadis Perlindungan Perempuan dan Anak adalah seorang pria bernama Aldrin Posumah.

Wawali Manado Richard Sualang menyebut kondisi di dinas DP3A Manado jadi bukti kemajuan kesetaraan gender.

"Di sana banyak sekali pegawai pria," katanya Kamis (21/4/2022).

Dalam asesmen pejabat eselon 2 di dinas tersebut beberapa waktu lalu, ia membeber, ada pria yang ikut dan nilainya bagus.

Sejak dulu, wanita Minahasa sudah tak asing dengan politik.

Banyak wanita Minahasa yang menduduki posisi penting dalam masyarakat semisal pemimpin perang di zaman pra sejarah.

Di masa kebangkitan nasional, Maria Walanda Maramis telah berjuang agar wanita Minahasa bisa dipilih dalam parlemen. Upaya itu berhasil.

Di era politik modern, wanita berpolitik telah jadi tradisi. 

Banyak wanita asal Sulut yang jadi maestro politik serta menjabat kepala daerah dan anggota DPRD.

Ada Tetty Paruntu, Vonnie Panambunan, Yasti Soepredjo Mokoagow, Tatong Bara, Felly Runtuwene dan lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved