Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan di Subang

Baru Terungkap Kondisi Terkini TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Rumahnya Kini Jadi Menyeramkan

Selain itu, bila dilihat dari depan tepatnya di seberang jalan, rumah tersebut tampak menyeramkan.

Editor: Indry Panigoro
TribunMedan.com
Pembunuhan Ibu-Anak di Subang. Saksi mengaku disuruh Banpol untuk bersihkan bak mandi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang?

Delapan bulan lalu terjadi kasus pembunuhan di Subang.

Korbannya ibu dan anak bernama Tuti dan Amalia.

Lebih dari 8 bulan kasus ini masih abu-abu karena belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Ya kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang hingga kini masih belum terungkap.

Sudah genap delapan bulan kasus Subang berlalu, namun pihak kepolisian belum kunjung mengungkap dalang di balik pembunuhan  Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Diketahui Kasus Subang pertama kali terungkap pada 18 Agustus 2021 silam.

Kedua jenazah tersebut ditemukan berada di bagas mobil Toyota Alphard yang berada di garasi kediamannya di kampung Ciseuti Desa Jalancagak Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Dikutip Tribun-Bali.com dari TribunJabar.id pada Selasa 19 April 2022 dalam artikel berjudul UPDATE Kasus Subang, Rumah Lokasi Tuti dan Amalia Ditemukan Meninggal Masih Terpasang Garis Polisi, berdasarkan pantauan di TKP hari ini, Kondisi rumah tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan ibu dan anak tersebut, masih dipasangi garis polisi.

Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021).

(Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021). ((Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati))

Rumah di mana menjadi saksi bisu pembunuhan sadis Tuti dan Amalia tersebut saat ini kondisinya kumuh.

Selain itu, bila dilihat dari depan tepatnya di seberang jalan, rumah tersebut tampak menyeramkan.

Andi Suhandi, salah seorang pengendara yang hampir setiap hari melintasi depan TKP tersebut, mengaku tak pernah melihat keanehan-keanehan atau hal mistis saat melintasi rumah saksi bisu pembunuhan Ibu dan Anak tersebut.

Kondisi rumah tempat Tuti Suhartini dan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/amalia-mustika-ratu' title='Amalia Mustika Ratu'>Amalia Mustika Ratu</a> ditemukan meninggal di dalam bagasi mobil, 18 Agustus 2021 silam. Foto diambil Senin 18 April 2022

(Kondisi rumah tempat Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan meninggal di dalam bagasi mobil, 18 Agustus 2021 silam. Foto diambil Senin 18 April 2022 (TribunJabar.id/ Ahya Nurdin)

“Hampir setiap hari lewat baik siang maupun malam di depan TKP, namun tak pernah melihat hal-hal mistis" ujarnya saat ditemui Tribunjabar.id pada Senin 18 April 2022.

Menurut Andi, Rumah TKP pembunuhan Ibu dan anak tersebut memang terlihat menyeramkan kondisinya setelah terjadi peristiwa Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya 8 bulan silam.

“Kalau dilihat memang kondisi rumah sangat menyeramkan, apalagi di malam hari. Kondisinya yang tak terus kosong selama berbulan bulan, rumah tersebut mulai ditumbuhi rerumputan hingga tingginya mencapai 1 meter lebih,” ucap Andi warga Segalaherang.

Andi juga mengaku sangat berharap kasus ini bisa segera terungkap dan ekspose ke Publik siapa pelaku atau dalang dari perampasan nyawa Ibu dan Anak tak berdosa tersebut.

"Saya pribadi dan mungkin warga sekitar serta keluarga korban tentunya berharap, kasus ini bisa segera tuntas dan ditangkap dalang atau pelakunya. Karena kasus Jalancagak ini jadi perhatian publik nasional" harapnya

Sementara itu, berdasarkan pantauan di sekitar TKP, tak ada warga sekitar yang bisa ditemui.

Kondisi di sekitar lingkungan TKP sangat sepi.

Yosef dan Yoris soal pembunuhan Tuti dan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/amalia-mustika-ratu' title='Amalia Mustika Ratu'>Amalia Mustika Ratu</a> di Subang. Foto kanan : TKP pembunuhan Tuti dan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/amalia-mustika-ratu' title='Amalia Mustika Ratu'>Amalia Mustika Ratu</a> dembali didatangi polisi.

(Yosef dan Yoris soal pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu di Subang. Foto kanan : TKP pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu dembali didatangi polisi. ((Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati))

Yosef Minta Pelaku Dihukum Mati

Lebih lanjut, lewat Kanal YouTube Koin Seribu 77, Ayah dari Yoris Raja Amanullah ini pun meminta pelaku Subang dihukum seberat-beratnya.

Ia pun mengungkapkan jika dirinya tidak main-main atas kasus yang telah melenyapkan nyawa istri dan anaknya itu.

“Jadi saya tegaskan sekali lagi, saya tidak mau main-main ya,” ujar Yosef d Dikutip Tribun-Bali.com dari TribunJabar.id pada Senin 18 April 2022 dalam artikel Kasus Subang Sudah 8 Bulan, Yosef Ucap Sumpah Serapah 3 Kali untuk Pelaku, Singgung Hukuman Terberat.  

Selanjutnya, Yosef menyinggung hukum yang akan diterima pelaku rajapati Tuti dan Amalia.

Ia berharap pelaku rajapati yang menghilangkan nyawa istri dan anaknya dihukum seberat-beratnya.

“Kepada pelaku untuk diberikan hukuman seberat-beratnya, hukuman seberat-beratnya, hukuman seberat-beratnya,” ujarnya.

Bahkan Yosef mengucap hukuman seberat-beratnya yang pantas diterima pelaku rajapati itu adalah hukuman mati.

“Hukuman mati, itu aja,” tegas Yosef menggebu-gebu.

Menurutnya hukuman tersebut setimpal karena telah merenggut dua nyawa sekaligus istri dan anak kesayangannya.

Saat ditanya, seandainya pelaku meminta maaf kepadanya Yosef mengaku hanya akan menyerahkan hal tersebut kepada proses hukum yang berlaku.

Yosef mengatakan memaafkan mungkin lebih mudah, namun ia tidak akan membiarkan pelaku lolos dari jerat hukum.

“Ini kan perenggutan nyawa, saya tidak bisa memaafkan begitu saja,” ujarnya.

Suami korban kasus Subang itu menegaskan tetap meminta penegak hukum bertindak memberikan hukuman seberat-beratnya untuk pelaku.

Ia menegaskan tidak ada ampun dan toleransi. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved