Berita Minut

Daging Ekstrim Laris di Pasar Tradisional Minut, Pedagang Kelelawar Paling Diminati

Pedagang daging ekstrim tersebut adalah suami istri, bahkan saking banyaknya pembeli mereka dibantu oleh salah satu teman.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Ibu Selvi Luntungan saat berjualan. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Daging ular piton, babi hutan, anjing dan kelelawar sangat diminati masyarakat di Minahasa Utara (Minut), Sulut.

Hal itu sebagaimana terpantau di Pasar Airmadidi, Minut oleh tribunmanado.co.id, Sabtu (16/4/2022).

Terlihat penjualan sudah kewalahan melayani pembeli.

Pedagang daging ekstrim tersebut adalah suami istri, bahkan saking banyaknya pembeli mereka dibantu oleh salah satu teman.

Istri dan suaminya melayani pembeli, sedangkan teman mereka melakukan pembakaran daging ekstrim yang sudah dibeli.

Terdengar dari beberapa warga mereka ingin membeli daging babi hutan dan ular karena bentuk persiapan makan bersama besok dalam perayaan paskah.

Selvi Luntungan pedagang daging ekstrim ketika diwawancarai sampaikan, daging tersebut mereka beli dari Gorontalo.

"Daging ekstrim yang kami jual ini dibeli dari Gorontalo dan dua minggu sekali masuk," ucapnya.

Lanjutnya, sekali masuk dari empat daging ekstrim tersebut yang dibeli kurang lebih 200 kilo.

"Karena banyak, sehingga kami menyimpannya di frezzer dan setiap hari pasar di Airmadidi, Selasa, Kamis dan Sabtu baru kami jual disini," ungkapnya.

Ia sampaikan untuk daging dijualnnya perkilo, babi hutan Rp 45 ribu, anjing Rp 40 ribu, ular Rp 50 ribu dan kelelawar tergantung beratnya, biasanya perekor ada Rp 50 sampai 60 ribu.

"Kelelawar sangat diminati disini, itu yangblebih dulu habis kalau kami jual," tutupnya. (fis)

Kisah Prajurit Kopassus Meledakkan Diri saat Lawan Pemberontak, Ucap Takbir sebelum Lempar Granat

Akhirnya Gading Marten Jawab Kemungkinan Rujuk dengan Gisella Anastasia, Unggahan Ini Jadi Bukti

Penyebab Dana Insentif Kartu Prakerja Gagal Cair

 

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved