Banjir di Bolmut

Banjir Landa Bolmut, Jalur Trans Sulawesi Putus, Ratusan KK Mengungsi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmut mencatat sebanyak 116 unit rumah yang ditinggali 116 KK terdampak banjir dengan TMA 70-100.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
BNPB
Curah hujan tinggi membuat empat desa di Bolmut terendam banjir dan memutus jalur Trans Sulawesi, Kamis (14/04/2022). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan Manado dan Makassar di wilayah Bolaang Mongondow Utara  putus akibat banjir  dengan Tinggi Muka Air (TMA) kurang lebih 45 sentimeter dan berarus deras, Kamis (14/04/2022).

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (13/4) pukul 13.30 WITA dan menyebabkan peningkatan debit aliran air Sungai Hulu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmut mencatat sebanyak 116 unit rumah yang ditinggali 116 KK terdampak banjir dengan TMA 70-100 sentimeter.

Satu unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat setelah terdampak banjir tersebut.

Hingga saat ini, banjir telah merendam empat desa yang meliputi Desa Binuanga, Desa Saleo 1, Desa Saleo 2 dan Desa Nunuka di Kecamatan Bolangitang Timur.

Sebagai upaya penanganan darurat bencana banjir, BPBD Bolmut telah terjun ke lokasi terdampak guna melakukan kaji cepat, penanganan dan evakuasi warga serta berkoordinasi dengan lintas instansi terkait dan pemerintah desa setempat.

Sementara itu, hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah Bolaang Mongondow Utara hingga Jumat (10/04/2022).

Hal ini sebagaimana menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menyikapi hal itu, BNPB mengimbau kepada seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat agar dapat mengantisipasi adanya potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.

Upaya seperti pemantauan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pembersihan sampah maupun material lain yang dapat menyumbat aliran air, monitoring kondisi tanggul, jalan dan jembatan hingga pemantauan debit air saat hujan lebat disarankan perlu dilakukan secara berkala.

Guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan, masyarakat di sepanjang aliran sungai agar melakukan evakuasi sementara jika terjadi hujan menerus dengan intesitas tinggi selama lebih dari satu jam.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu memperhatikan kondisi debit sungai dan menghindari lereng curam yang minim vegetasi. (ndo)

Kerusakan Rumah Akibat Banjir di Belang Mitra Capai Rp 120 Juta

Bupati Bolmut Depri Pontoh Rotasi Pejabat Administrator dan Fungsional

Pantas Tatang Koswara Sniper Disegani Dunia, Ternyata Sudah Bunuh Pasukan Fretilin Sebanyak Ini

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved