Ramadan 2022
Baru Terungkap Kalau inilah Dzikir Harian Selama Ramadan yang Punya Pahala Lebih dari Berinfak Emas
Dirangkum Tribun Style dari berbagai sumber, beberapa bacaan dzikir ini bisa kamu amalkan setiap hari.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Zikir adalah puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang.
Zikir juga merupakan sebuah aktivitas ibadah dalam umat Muslim untuk mengingat Allah.
Di antaranya dengan menyebut dan memuji nama Allah, dan zikir adalah satu kewajiban yang tercantum dalam al-Qur'an.
Berbicara soal dzikir, tahukah Anda kalau ada doa dan dzikir yang bisa diamalkan sehari-hari selama Ramadhan yang punya pahala melebihi dari berinfak emas dan perak.
Selain memberikan memberikan ketenangan pikiran dan batin seseorang, dzikir juga bisa membuat kita dimudahkan dalam segala urusan.
Dzikir merupakan amalan salih yang dianjurkan Rasulullah SAW pada setiap muslim.
Bahkan keutamaan berdzikir melebihi dari berinfak emas dan perak.
Dirangkum Tribun Style dari berbagai sumber, beberapa bacaan dzikir ini bisa kamu amalkan setiap hari.

Membaca istighfar terlebih dahulu
أَسْتَغْفِرُ اللهَ (x3)
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ.
Astaghfirullah (3x).
Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.
Artinya :
“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x).
“Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.” (HR. Muslim 1362)
Adapun bacaan dzikir yang bisa mendatangkan limpahan rezeki yakni sebagai berikut.
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ
Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi
Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam hadis.
"Barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan – La hawla Wala Quwwata Illa billah". (HR. At-Tabrani)
Tidak hanya itu, masih ada sederet bacaan dzikir yang dapat mendatangkan pahala berlimpah.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Artinya: "Maha Suci Allah, aku memujiNya."
(HR. Al-Bukhari 7/168, Muslim 4/2071)
2. Subhaanallaahi wa bihamdih, subhaanallaahil ‘azhiim
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيْمِ
Artinya: "Maha Suci Allah, aku memujiNya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung."
(HR. Al-Bukhari 7/168 dan Muslim 4/2072)

3. Subhaanallaah, wal hamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Artinya: "Maha Suci Allah, Segala Puji bagi Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar." (HR. Muslim 3/1685)
4. Subhaanallaah, wal hamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
Artinya: "Maha Suci Allah, Segala Puji bagi Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar, Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah".
5. Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir
لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya: "Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." (HR. Al-Bukhari 7/167, Muslim dengan lafazh yang sama 4/2071)
(TribunStyle.com/Putri Asti/Gigih Panggayuh)
Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com