Ramadan 2022
Bacaan Doa Iftitah Latin dan Terjemahan untuk Dibaca di Semua Sholat, Wajib Baca Setelah Ucap Niat
Dalam beberapa riwayat, seperti Bukhari dan Muslim dalam Muttafaqun 'Alaih, Rasulullah biasa membaca doa iftitah.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Doa iftitah merupakan doa yang dibaca ketikat sholat fardhu dan shalat sunnah di rakaat pertama setelah gerakan takbiratul ihram.
Hukum membaca doa ini saat sholat adalah sunnah, namun sangat dianjurkan untuk melengkapi sholatnya seorang muslim.
Doa ini berkedudukan sebagai ungkapan kepasrahan seorang hamba kepada Tuhannya.
Namun pada prakteknya ternyata ada dua jenis Doa iftitah yang umumnya digunakan oleh umat muslim di Indonesia saat shalat.
Iftitah pertama adalah yang diawali dengan allahumma baid baini dan selainnya adalah yang diawali dengan allahu akbar kabira.
Meskipun berbeda, hal ini tidak dijadikan persoalan karena pada prakteknya, Rasulullah saw dulu beberapa kali membaca iftitah yang kalimat dan artinya tidak sama. hanya saja doa yang digunakan harus memiliki dalil atau pendasaran yang shahih. Doa Iftitah dibaca setelah takbiratul ihram dalam sholat.
Hukum membaca doa iftitah dalam sholat adalah sunnah
Dalam sebuah riwayat Rasulullah membiasakan membaca doa iftitah dalam Sholat.
Dalam beberapa riwayat, seperti Bukhari dan Muslim dalam Muttafaqun 'Alaih, Rasulullah biasa membaca doa iftitah.
"Biasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:... (beliau menyebutkan doa istiftah)" (HR. Muttafaqun 'alaih)
Berikut bacaan doa ifititah dikutip dari berbagai sumber :
1. Doa Iftitah
Bacaan Latin:
Allahu Akbar Kabiiraa Wal hamdu Lillahi Katsiiraa wa Subhaanallahi bukratan wa-Ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharassamaawati wal ardha haniifan wa maa ana min al-musyrikin. Inna Shalaati wa Nusukii wa Mahyaaya wa Mamaati lillahi rabbi al-‘aalamin. Laa Syariika Lahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal-muslimiin.
Artinya :
"Allah Maha Besar lagi sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku ibadahku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan Semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."
2. Doa Iftitah
Alhamdulillaahi hamdan katsiiron thoyyiban mubaarokan fiih
Artinya:
"Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik, dan penuh berkah."
3.Bacaan Doa Iftitah Versi HR. Bukhari dan Muslim
Bacaan doa iftitah versi HR Bukhari dan Muslim:
Allahumma baaid baynii wa bayna khotoyaaya kamaa baa'adta baynal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khotoyaaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas. Allahummagh-silnii min khotoyaaya bil maa-iwats tsalji wal barod.
“ Ya Allah jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesialan-kesialan sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan embun.”
4. Amalan doa iftitah versi HR. Muslim, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi:
Subhaanakallahumma wa bi hamdika wa tabaarokasmuka wa ta'aalaajadduka wa laa ilaha ghoiruk.
Artinya: “ Maha suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Maha berkah Nama-Mu. Maha tinggi kekayaan dan kebesaran-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau.”
Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com