News Analisis

Pengamat Politik Josef Kairupan: Golkar Perlu Pertimbangan Matang Usung Kader di Pileg 2024

Ada nama petahana Adrian Joppie Paruntu, lalu satu kader potensian Jerry Sambuaga. Belum nama seperti Mantan Anggota DPR-RI, Aditya Didi Moha (ADM)

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Aldi Ponge
Istimewa.
Pengamat Politik Josef Kairupan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON-- Partai Golkar tengah bersiap menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Salah satu yang menjadi fokus yakni untuk persiapan merebut kursi ke Senayan.

Sejumlah nama pun digadang-gadang bakal masuk skuad terbaik Partai Golkar untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara (Sulut).

Ada nama petahana Adrian Joppie Paruntu, lalu satu kader potensian Jerry Sambuaga. Belum nama seperti Mantan Anggota DPR-RI, Aditya Didi Moha (ADM) yang berpeluang kembali dipasang Partai Golkar.

Terkait hal ini mendapat tanggapan dari Pengamat Politik Josef Kairupan yang menilai Patut diapresiasi langkah Partai Golkar untuk konsolidasi dalam rangka menghadapi perhelatan pemilihan umum tahun 2024.

Mengingat Partai Golkar Sulut sejak pemilu 2019 yg mengalami penurunan drastis.

"Sehingga langkah penggodokan kandidat legislatif yang bakal diusung menjadi langkah penting," katanya.

Akademisi Unsrat ini menilai, perlu pertimbangan matang untuk mengusung Caleg dari Partai Golkar Sulut.

Jangan sampai kecenderungan terjadinya penurunan dukungan masyarakat pemilih kepada Partai Golkar.

"Hal ini  terbukti saat perhelatan Pileg dan Pilkada di Sulut. Yang mana kandidat PG tidak signifikan menghentarkan para kadernya menduduki kursi legislastif," jelasnya.

"Ada indikasi bahwa PG Sulut mulai kehilangan kepercayaan rakyat dengan beberapa situasi dan kondisi yang terjadi tanpa ada klarifikasi yang jelas kepada publik. Hal ini justru menimbulkan stigma negatif bagi PG Sulut," sambung Kairupan.

Dia juga perlu upaya dan strategi komprehensif yang dilakukan PG Sulut untuk menghadapi pemilu 2024.

"Khususnya menyiapkan kader yang nilai elektabilitas baik. Jika ada yg cacat lalu diusung maka hal ini akan menjadi bumerang bagi PG," terang Kairupan.

"Sedangkan untuk PDIP dan Nasdem selama masih terus dipertahankan citra dan kinerjanya amat terlebih etitute setiap kadernya. Maka dapat dipastikan masih akan mendapatkan tempat di hati pemilih," pungkasnya. (hem)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved