Liga 1 Indonesia

Striker Persib David da Silva Dinilai Merusak Sepakbola Indonesia, Berujung Degradasi Persipura

Kecuriagaan warganet terhadap David da Silva saat sang pemain mendapat penalti pada menit ke-58.

Editor: Frandi Piring
Tribunnews.com/M Nursina
Striker Persib David da Silva Dinilai Merusak Sepakbola Indonesia. Berujung Degradasi Persipura. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Legiun Asing, penyerang Persib Bandung, David da Silva menjadi trenting topik warganet di twitter setelah gagal mengeksekusi penalti ke gawang Barito Putra.

Kecuriagaan warganet terhadap David da Silva saat sang pemain mendapat penalti pada menit ke-58.

Awalnya, David yang mendapat umpan di kotak penalti dilanggar oleh Bagas Kaffa.

David mengambil sendiri eksekusi penalti, namun sepakannya hanya mengarah ke tengah dan ditangkap dengan mudah oleh Riyandi.

Selain itu, ada satu momen dimana David da Silva hanya tinggal berhadapan dengan Riyandi yang merupakan penjaga gawang Barito Putra.

Penyerang asal Brasil itu dianggap tak berniat mencetak gol, dan membiarkan Riyandi dengan mudah menangkap bola dari kaki David da Silva.

Dalam laga tersebut, Persib Bandung berhasil ditahan imbang Barito Putra dengan skor akhir 1-1.

Dengan hasil imbang tersebut, Persipura Jayapura walau menang telak atas Persita Tangerang harus terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

"Dia (David da Silva) adalah pemain asing yang seharusnya menjadi contoh untuk sepakbola Indonesia.

Malah dia merusaknya," kata Alfons Rumbekwan, satu di antara warganet yang kesal melihat permainan David.

Alfons yang merupakan pendukung Persipura Jayapura ini menilai, David da Silva tak layak bermain di Liga Indonesia.

"Dia telah menciderai sepakbola Indonesia.

Tak pantas dia bermain di disini," tukasnya.

"Sepakbola gajah telah dipraktekkan dalam laga Persib versus Barito," sambungnya.

Tak hanya warganet, pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku kecewa dengan eksekusi penalti David da Silva.

"Kita sudah sepakat, kita sudah ada keinginan dan coba untuk memenangkan pertandingan ini," kata Robert dalam sesi jumpa pers, Kamis (31/3/2022).

"Dari banyak peluang dan satu penalti yang tidak masuk tentunya sangat mengecewakan buat kita," ujarnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved