MotoGP Mandalika

Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika, Sektor Pariwisata akan Jadi Tulang Punggung Pendapatan RI

Ajang MotoGP 2022 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi momentum mengembangkan pariwisata di Indonesia.

Editor: Aswin_Lumintang
DOk Benelli
Para bikers Benelli Big Bike berfoto bersama di Sirkuit Internasional Mandalika dan sejumlah destinasi lainnya, Minggu (20/3/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ajang MotoGP 2022 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi momentum mengembangkan pariwisata di Indonesia.

Dalam rangka menyambut berkembangnya wisatawan ke Indonesia, maka diperlukan kesiapan SDM yang mumpuni.

Untuk mencapai itu maka kesejahteraan para pekerjanya juga harus meningkat.

Landmark Pertamina terletak di tikungan ke-10 Pertamina Mandalika International Street Circuit Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 8 November 2021. Tikungan ke-10 dapat mencapai kecepatan hingga 350km/jam dan akan ada gaya dorong (speed trap) dimana pebalap akan berusaha memaksimalkanya.[PERTAMINA/ENERGIA/Andrianto Abdurrahman; AND2021110804](Dok. Pertamina)
Landmark Pertamina terletak di tikungan ke-10 Pertamina Mandalika International Street Circuit Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 8 November 2021. Tikungan ke-10 dapat mencapai kecepatan hingga 350km/jam dan akan ada gaya dorong (speed trap) dimana pebalap akan berusaha memaksimalkanya.[PERTAMINA/ENERGIA/Andrianto Abdurrahman; AND2021110804](Dok. Pertamina) (Pertamina)

Karena itu para pekerja yang sebelumnya tergabung dalam SP PAR mendeklarasikan SP Parekraf di Mataram Lombok, Rabu (30/3/2022) sekaligus bergabung KSPSI.

"Ada sebanyak 14 PD (Pimpinan Daerah) SP PAR dari 17 PD PAR yang bergabung, di antaranya dari Bali, NTB, Jakarta, Yogyakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan", ujar Djoko Susilo yang sebelumnya Pimpinan SP PAR KSPSI.

Menurut Theo Tulung yang merupakan sesepuh gerakan serikat pekerja pariwisata, rencana pendeklarasian ini bagian dari keinginan agar pekerja pariwisata ambil bagian dalam pengembangan pariwisata Indonesia.

"Kami rapat berkali-kali antar pengurus daerah dan akhirnya menemukan nama yang sama dengan Kementeriannya Pak Sandiaga Uno yaitu Parekraf. Dengan nama baru ini maka jangkauan untuk pekerja bisa lebih luas lagi," kata Theo Tulung.

Baca juga: Kebakaran di PT Sinar Pure Foods Internasional Bitung, Mexi Cari Kunci Motor di Puing-puing

Baca juga: Tingkat Keselamatan Naik Katinting Diragukan, Tim Menko Polhukam Batal Kunjungi Pulau Bongkil Bolmut

Adapun dalam Deklarasi yang dihadiri Gubernur NTB Zulkiflimansyah, dikukuhkan Mohammad Jumhur Hidayat untuk menakhodai SP Parekraf 5 tahun ke depan.

"Masa depan pendapatan untuk Indonesia adalah dari Pariwisata dan ini adalah gifted atau pemberian dari Yang Maha Kuasa. Keterlaluan kalau kita tidak menyambut ini dengan mempersiapkan diri dengan baik," kata Jumhur.

 Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno menyambut baik keberadaan Serikat Pekerja Parekraf untuk mendorong penciptaan lapangan pekerjaan dan mendorong kesejahteraan para pekerja di sektor Parekraf.

"Selamat bermitra untuk penciptaan lapangan kerja dan ekonomi baru," ujar Sandiaga Uno.

Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved