Kasus Perselingkuhan

Polisi Wanita Cantik Ini Ngaku Dikencani 9 Pejabat hingga Raup Rp 8,1 Miliar, Kini di Penjara

Bahkan karena berkencan dengan banyak pejabat dirinya meraup uang hingga miliaran.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Ilustrasi 

Wanita cantik ini diketahui bekerja di Haizhou Branch of the Lianyungang Publik Security Bureau.

Ia pun mendapat julukan polisi wanita pemain cinta.

Bermodalkan paras cantiknya, Xu Yan diketahui mampu menipu 9 pejabat publik sekaligus untuk meraup keuntungan.

Tak hanya itu saja, dirinya juga mampu mengeruk kekayaan dari kesembilan kekasihnya itu yang merupakan petinggi Partai Komunis China.

Dalam aksinya selama 5 tahun tersebut, Xu Yan mampu mengantongi 3,7 juta yuan atau senilai Rp 8,1 miliar.

Perselingkuhan dan penipuan yang dilakukan polisi cantik ini pun terheti di tahun 2020.

Vonis bersalah Xu Yan di Pengadilan Lianyungang Guannan County pada 29 Desember 2020.

Xu Yan pun harus menerima kenyataan dipenjara 13 tahun dan denda 5 juta yuan atau Rp 11 miliar atas perbuatannya tersebut.

Vonis tersebut juga mengungkap daftar korban, setidaknya 9 pejabat Partai Komunis China, termasuk Wakil Direktur Biro Keamanan Umum, Direktur Kantor Polisi, Wakil Dekan Pusat kesehatan dan Kepala Sekolah SD di Lianyungang, Jiangsu, China.

Dilansir dari South China Morning Post, kasus perselingkuhan sekaligus penipuan ini baru viral pada 10 Maret 2022 lalu setelah banyak netizen China berkomentar di media sosial.

Bukan hanya menyoroti sang polisi cantik, tapi netizen China pun sampai mempertanyakan sumber uang yang digunakan para pejabat tersebut untuk membayar Xu Yan.

Bahkan salah satu pengguna Weibo, (Twitter China), bertanya: "Para 'korban' tampaknya kaya, 3.7 juta (yuan). Saya tidak mengerti kenapa pejabat di kota sekecil itu punya begitu banyak uang? "

Tak sedikit pula netizen China menuntut pejabat yang terlibat kasus Xu Yan juga dihukum karena mencurigakan.

Bermodal wajah cantiknya, Xu Yan terlibat pertualangan asmara terlarang dengan sembilan pria berbeda yang sudah berkeluarga selama lima tahun antara Maret 2014 dan April 2019.

Halaman
123
Sumber: TribunMedan.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved