Kecelakaan di Minut

Kerabat Rivo Sambayang Korban Tabrakan Akibat Kecelakaan di Sukur Minut Mengaku Merasa Kehilangan

Langkah-langkah kecil menyambut jenazah Rivo Sambayang (6) saat tiba di rumah duka Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Jenazah Rivo Sambayang korban tabrakan di Sukur Minut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Langkah-langkah kecil menyambut jenazah Rivo Sambayang (6) saat tiba di rumah duka Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut, provinsi Sulut, Senin (21/3/2022).

Rivo meninggal di RS Kandou setelah ditabrak mobil Gran Max yang juga menyeruduk sebuah rumah makan di Kelurahan Sukur Minggu (20/3/2022).

Para pemilik langkah kecil itu adalah anak anak teman dari Rivo. 

Diantara mereka ada yang masih berbaju sekolah dasar. Melihat sang kawan bermain terbujur kaku, para bocah ini hilang keceriaan.

Ada yang meneteskan air mata.

Ketika para orang tua sudah undur untuk memberi kesempatan bagi keluarga, para anak ini tetap di tempat. Mematung, seperti ada lem di kaki mereka.

Dengan tatapan kosong, seorang bocah menatap rekannya yang mengenakan jas tapi diam termangu.

Ia adalah Pajero. Bocah ini adalah teman baik Rivo. 

Keduanya sering main bersama. Paling sering mengambil telur dari ayam

Bocah ini mendadak bisu. Ia ditenangkan warga sekitar.

Gama bocah lainnya terus menerus bertanya tentang sahabatnya.

Penuturan orang tua Gama, anaknya kerap main bersama Rivo.

"Rivo itu sangat baik juga banyak mengalah," kata orang tua Gama.

Rivo Sambayang, bocah berusia 6 tahun yang ditabrak mobil Gran Max di sebuah rumah makan di Kelurahan Sukur, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, provinsi Sulut, Minggu (20/3/2022) mengembuskan nafas terakhirnya Senin (21/3/2022) dini hari di RSUP Kandou. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved