Doa Bacaan
Jika Anda Sedang Patah Hati, Cobalah Baca Doa ini, Ternyata Bisa Bikin Hatimu Lebih Tenang Loh
Merangkum berbagai sumber, berikut doa agar hati tenang maupun ketika merasa hati gelisah, hilang rasa dan patah hati:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Allah SWT sangat senang dengan orang yang suka berdoa.
Ya lewat doa kita bisa meminta apa yang diinginkan kepada sang pencipta.
Doa merupakan kegiatan memohon kepada Allah terhadap sesuatu hal. Doa dalam Islam merupakan bagian paling mendasar dari ibadah.
Doa dipanjatkan oleh seorang muslim ketika mengalami kesusahan maupun diberi kemudahan dalam kehidupan di dunia.
Doa juga bisa dipanjatkan ketika kita dalam keadaan patah hati.
Patah hati karena ditinggal pergi oleh orang terkasih bisa dialami oleh siapa saja.
termasuk ketika Kehilangan anggota keluarga.
Patah hati karena ditinggal pergi oleh seseorang yang disayang tetu saja dapat membuat hati menjadi sedih dan galau.
Terlebih rasa sakit itu timbul karena sebuah kesalahan yang tak pernah dilakukan sebelumnya alias tanpa penyebab.
Karenanya doa saat sedang patah hati perlu diamalkan bagi mereka yang baru saja putus cinta atau berpisah dari pasangan.
Merangkum berbagai sumber, berikut doa agar hati tenang maupun ketika merasa hati gelisah, hilang rasa dan patah hati:
Pertama:
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Artinya: “Wahai Tuhan yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR An Nasa'i)
Kedua:
اَللَّهُمَّ اِنِّي اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ وَاَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَاَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبُخُلِ وَالْجُبْنِ وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِالدَّيْنِ وَقَهْرِالرِّجَالِ . رَوَاهُ البُخَارِي
Allahumma inni audzu bika minal hammi wal huzni wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasali wa a'udzu bika minal bukhli wal jubni wa a'udzu bika min gholabatid daini wa qohrir rijaal
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hal yang menyedihkan dan menyusahkan, sifat lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan utang dan penindasan orang."
Ketiga:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Rabbanâ lâ tuzigh qulûbanâ ba‘da idz hadaitanâ wahablanâ min ladunka rahmatan innaka anta-l-wahhâb
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha-Pemberi (karunia).” (Ali ‘Imran: 8).
Keempat
أَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ
Allahumma inni as aluka nafsaan bika muthma innah tu,minu biliqooika watardho biqodoika wataqna'u bi'athoika.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang rida dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu."
Kelima
اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا إِلَى طَاعَتِكَ
Allâhumma, musharrifal qulûb sharrif qulûbanâ ilâ thâ‘atika
Artinya: “Ya Allah, Dzat yang mengurus seluruh hati, arahkanlah hati kami terhadap ketaatan kepada-Mu.” (HR. Muslim).
Jangan lupa amalkan doa-doa di atas agar kita bisa menerima keaadan dan semakin kuat serta optimis dalam menghadapi masa depan.
Karena sejatinya masa lalu tak bisa dirubah dan cukup memberi pelajaran, sedangkan masa depan adalah semangat baru untuk selalu optimis pada perbaikan diri. (*/)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/patah-hati_20170821_142342.jpg)