Populer Nasional

Faisal Basri Bungkam Luhut Pandjaitan soal Tunda Pemilu: Bicara Sembarangan, Haram Pejabat Berbohong

Faisal Basri menyoroti pernyataan Menko Marves Luhut Panjdaitan soal data penundaan Pemilu 2024 yang disetujui seratusan juta warganet.

Editor: Frandi Piring
Koalse Foto KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA/Law-justice.co
Faisal Basri Bungkam Luhut Pandjaitan soal Tunda Pemilu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri menyoroti pernyataan Menko Marves Luhut Panjdaitan soal data penundaan Pemilu 2024 yang disetujui seratusan juta warganet.

Diketahui, isu penundaan Pemilu 2024 telah menjadi Polemik di tanah air saat ini.

Apalagi, setelah pernyataan Luhut Pandjaitan terkait big data tunda pemilu tersebut.

Menanggapi hal itu, Faisal Basri menyatakan, pejabat publik tak bisa berbicara sembarangan.

(Faisal Basri bungkam Luhut Pandjaitan soal Tunda Pemilu. (via Kontan.co.id)

Hal itu disampaikannya menyusul aksi klaim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang menyatakan punya big data 110 juta warganet menginginkan Pemilu 2024 ditunda.

“Pejabat publik itu tidak bisa bicara sembarangan, pejabat publik yang mengumbar data bahkan dijadikan alasan untuk mengubah konstitusi itu wajib

mempertanggungjawabkan ke publik,” kata Faisal dalam diskusi publik bertajuk

“Bersihkan Indonesia Atas Wacana Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Periode Jabatan Presiden Dalam Konteks Demokratisasi Energi”, Jumat (18/3/2022).

“Jadi kalau wacana untuk internal ya jangan disampaikan ke publik,” lanjutnya.

Faisal Basri menyatakan, ketika seorang pejabat publik berani mengumbar data ke publik, sudah sepatutnya pejabat tersebut berani mempertanggungjawabkan klaim dari data tersebut.

Menurut Faisal, jika tidak berani bertanggungjawab, maka data tersebut merupakan sebuah kebohongan besar.

“Kebohongan besar apalagi dilakukan pejabat negara tentu saja sangat haram lah,” tegas dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved