Populer Indonesia

Populer Pembangunan IKN, Jokowi Nginap di Tempat Endemi Malaria, Gubernur Rusdy Mastura Pingsan

Kabar pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim kini jadi sorotan publik tanah air. Populer Presiden Jokowi berkemah hingga Gubernur Rusy pingsan.

Editor: Frandi Piring
Dok. Agus Suparto
Presiden Jokowi saat berada di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Berkemah di lokasi endemik malaria. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar mulainya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim kini menjadi perhatian publik.

Secara resmi, Presiden Jokowi dan jajaran telah memulai pembangunan IKN.

Dikabarkan, Presiden Jokowi akan berkemah di lokasi IKN.

Diberitakan Kompas.com, kawasan kemah Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur ( Kaltim ), ternyata merupakan daerah endemis malaria.

Terkait hal itu, Pemkab PPU telah melakukan sejumlah upaya.

Koordinator Lapangan (Korlap) Tim Kesehatan Kemah Presiden Jokowi di IKN Nusantara dr Jansje Grace Makisurat menjelaskan, pada H-5 atau lima hari sebelum kedatangan Presiden di IKN Nusantara, pihaknya melepas briket larvasida di kolam-kolam atau lokasi genangan air yang ada di seputar lokasi kegiatan Presiden di IKN.

Bersamaan dengan itu pula atau pada H-5, H- 3, dan H-2 dilakukan fogging pada radius 50 meter hingga 1 kilometer dari lokasi kegiatan presiden dan rombongan.

Pemda juga telah melakukan rapid diagnostic test (RDT) malaria, yakni pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit malaria, berdasarkan deteksi antigen parasit malaria di dalam darah dengan menggunakan prinsip imunokromatografi.

"Pemeriksaan RDT malaria dilakukan kepada pekerja atau tukang di area perkemahan. Terdapat 32 orang yang telah kami periksa dan hasilnya negatif," ujar Grace yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten PPU ini, di Sepaku, Senin (14/3/2022), dikutip dari Antara.

Kasus malaria di PPU

Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditetapkan sebagai bagian dari IKN, masuk zona merah endemik malaria.

Mengutip pemberitaan Antara, 22 Februari 2022, di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2018 terdata 1.125 kasus malaria, pada 2019 1.050 kasus, dan 2020 1.364 kasus.

Kemudian tercatat kembali mengalami peningkatan pada 2021 menjadi 1.472 kasus dan sepanjang 2022 telah terdata 225 kasus malaria.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved