Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 01.00, Putri Kiai NU Tewas, Mobil Terbalik di Jalur Padang Pasir
Terjadi kecelakaan maut di Jalan tol Kairo-Alexandria, Mesir pada Selasa dini hari.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan tol Kairo-Alexandria, Mesir pada Selasa dini hari.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan mobil.
Akibat kecelakaan tersebut seorang wanita asal Indonesia meninggal dunia.
Baca juga: Gempa Bumi 5.2 SR Pagi Ini Rabu 9 Maret 2022 Info Terkini BMKG, Episenter di Laut, Berikut Lokasinya
Baca juga: Potret Celine Evangelista saat Kenakan Gaun Belahan Tinggi Sukses Curi Perhatian
Baca juga: Psikologi Sulut Ungkap Beberapa Faktor Penyebab Pembunuhan di Teling Bawah Manado

Rektor Universitas Al Azhar Kairo Dr Ibrahim Al Hudud, secara khusus menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ning Arina Sabiela Fadlolan (22), mahasiswi asal Indonesia di km 130 Jalan tol Kairo-Alexandria, Selasa (8/3/2022) dini hari.
Mobil jenis MPV yang ditumpangi Ning Arina, terbalik dalam kecelakaan tunggal di jalur padang pasir.
Bersama almarhum, juga tercatat tiga mahasiswa asal Jawa Tengah lainnya. Satu wanita, dan dua pria.
Almarhumah adalah mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Islam dan Bahasa Arab Putri di Universitas Al Azhar, Mesir.
Ungkapan belasungkawa rektor universitas tertua di dunia ini, disampaikan melalui sambungan telepon kepada Duta Besar Indonesia untuk Mesir Dr Lutfhi Rauf, sebelum penyemayaman jenazah di i Rumah Kekeluargaan Masyarakat Jawa Tengah (Griya Jawa Tengah) di daerah Nasr City, Kairo, Rabu (9/3/2022) malam, waktu setempat.
Almarhumah adalah adalah putri dari KH Fadlolan Musyafa' Muti (52), Khatib Aam Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah periode 2013-2018.
Ayah dan ibu almarhum Nyai Haji Fenty Hidayah, kini jadi pengasuh di Pesantren Fadlul Fadlan Bilingual Berbasis Karakter Salaf di Semarang, Jawa Tengah.
Rilis yang diterima Tribun dari staf Penerangan Sosial Budaya Kedutaan Besar RI di Kairo, menyebut prosesi pemulasaran, penyalatan jenazah digelar dalam upacara khidmat.
Upacara ini dipimpin Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Prof Dr Bambang Suryadi MA.
Prosesi hybrid (online dan offline) ini dihadiri sekitar 1000-an Mahasiswa Indonesia Mesir (Masisir) di Kairo.
Informasi yang diterima Tribun, tadi pagi, sebagai pernghortamatan kepada keluarga ini.
Selama tiga periode, mulai 1997 hingga 2010, ayah almarhumah, KH Fadlolan Musyafa' (52) pernah menjabat protokoler di KBRI Kairo.
“Abah almarhum Ning Arina itu staf protokoler teladan di KBRI. Bahkan pernah dapat hadiah sampai 200) USD dari pemerintah karena jasanya,” kata Syamsul Alam, staf atase perdagangan di KBRI Kairo, kepada TribunGorontalo.com.
Melalui rilis ini keluarga besar KBRI Kairo dan masyarakat Indonesia di Mesir menyampaikan bela sungkawa dan duka yang mendalam atas peristiwa yang menyedihkan ini.
Sebelumnya, kantor kedutaan Indonesia di Kairo menurunkan tim evakuasi khusus dan pendampingan ke Wadi El-Natrun Center district Beheira, Mesir, Selasa (8/3/2022) pagi hari, sekitar 4 jam setelah insiden.
Tim ini terdiri dari staf protokoler, 4 tenaga medik dari rumah sakit Air Force Hospital, termasuk Wakil Duta Besar untuk membantu pengurusan jenazah, mendampingi para korban luka ke rumah sakit, dan membantu percepatan proses administrasi di kantor kepolisian setempat.
KBRI memberikan apresiasi kepada seluruh pihak termasuk mahasiswa yang mendukung kelancaran penanganan korban kecelakaan ini.
KBRI juga menghimbau segenap masyarakat Indonesia di Mesir untuk senantiasa berhati-hati saat berkendara dan mengikuti aturan keselamatan di jalan.

Menurut rencana jenazah akan dipulangkan dari Kairo Rabu, 9 Maret 2022 dengan Turkish Airlines, pukul 09.30 CLT dan akan tiba di Jakarta hari Kamis, 10 Maret 2022 pukul 18.00 WIB.
Ning Arina Sabiela Fadlolan (22), meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tunggal di jalan raya bebas hambatan di di sisi padang pasir terpencil di Wadi El-Natrun Center district Beheira, Mesir, Selasa (8/3/2022) dini hari.
Bersama Ning Arina, tiga mahasiswa Universitas Al Azhar Kairo, lainnya.
Mereka menumpang mobil jenis multi porpuse vehicle (MVP) merek Suzuki, varian Ertiga.
Kini mobil tujuh seat itu masih diamankan di sebuah markas polisi di distrik district Beheira, Mesir.
Sementara satu korban luka patah tulang saat ini masih menjalani perawatan di RS Rab’ah Al-Adawiyah, Nasr City.
Dua korban luka ringan, menjalani trauma healing.
Dari situs berita Kairo, Al Bawabh News korban meninggal dalam kecelakaan tunggal, di kilometer 135 dari arah Kairo ke Alexanderia, Mesir.
Jarak Kairo ke provinsi Alexanderia sekitar 210 km.
Sumber Tribungorontalo.com
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com